
Pantau - PT Pelni memberikan stimulus potongan harga tiket kapal laut sebesar 20 persen untuk kelas ekonomi selama masa arus balik Natal dan Tahun Baru 2026, yang berlaku sejak 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
405 Ribu Kuota Tiket Disiapkan, Harga Normal Jika Stimulus Habis
Program diskon ini berlaku untuk seluruh rute domestik kapal Pelni dan mencakup 405.881 penumpang sebagai total kuota penerima stimulus.
Hingga awal Januari, sekitar 70 persen kuota telah terpakai, menyisakan 30 persen kuota tersisa.
PT Pelni menegaskan bahwa harga tiket akan kembali normal jika kuota habis, meskipun masih dalam periode program.
Anggaran stimulus ini berasal dari dana subsidi pemerintah sebesar Rp24,8 miliar.
Pelni Imbau Penumpang Segera Pesan Tiket dan Waspadai Penipuan
PT Pelni mengimbau masyarakat untuk segera membeli tiket agar bisa memanfaatkan potongan harga 20 persen sebelum kuota habis.
Penumpang juga diminta untuk membeli tiket hanya melalui saluran resmi, seperti:
Aplikasi mobile Pelni
Layanan perbankan mitra
Toko ritel atau agen resmi Pelni
PT Pelni secara tegas memperingatkan agar tidak membeli tiket melalui media sosial, karena berisiko tinggi terhadap penipuan.
Antisipasi Puncak Arus Balik dan Kapal Tambahan Disiapkan
Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 3–4 Januari 2026.
Pelni menyatakan telah menyiapkan kapal tambahan dan penyesuaian jadwal pelayaran untuk memastikan kelancaran pergerakan penumpang di seluruh pelabuhan utama.
Stimulus ini diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong minat terhadap transportasi laut sebagai moda perjalanan yang terjangkau.
- Penulis :
- Gerry Eka







