Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jaktim Angkut 12 Ton Sampah Saat Malam Tahun Baru, 500 Petugas Dikerahkan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkot Jaktim Angkut 12 Ton Sampah Saat Malam Tahun Baru, 500 Petugas Dikerahkan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Sejumlah pengunjung menyaksikan penampilan grup musik di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, Rabu (31/12/2025). (ANTARA/Khaerul Izan/pri).)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) berhasil mengangkut sekitar 12 ton sampah yang dihasilkan selama perayaan malam Tahun Baru 2026.

Kepala Sudin LH Jakarta Timur, Monang Sinaga, menyatakan bahwa pengangkutan dilakukan dari berbagai titik keramaian warga, terutama area publik yang menjadi pusat perayaan.

"Total volume sampah yang kami kumpulkan sekitar 12 ton dari beberapa titik keramaian saat perayaan malam pergantian tahun," ungkap Monang.

Operasi Siaga dan Sebaran Petugas

Pengangkutan sampah dilakukan mulai malam 31 Desember 2025 hingga pagi 1 Januari 2026, setelah proses penyapuan dan pengumpulan selesai.

Sampah paling banyak berupa kemasan makanan dan minuman sekali pakai yang ditinggalkan pengunjung.

Untuk menangani lonjakan sampah, Sudin LH Jaktim menerapkan operasi siaga kebersihan terpadu dengan mengerahkan 500 petugas kebersihan.

Sebaran petugas meliputi:

100 petugas di Velodrome Rawamangun

100 petugas di TMII, Cipayung

300 petugas lainnya disebar ke delapan kecamatan lainnya

Beberapa titik keramaian yang menjadi fokus penanganan sampah antara lain:

Taman Graha Cijantung

Flyover Pasar Rebo-Ciracas

Kawasan BKT Jatinegara dan Duren Sawit

Flyover Pondok Kopi

Old Shanghai Cakung

Armada dan Imbauan untuk Warga

Selain petugas, berbagai armada pendukung juga dikerahkan seperti truk compactor, road sweeper, mini dump truck, mobil lintas, bus toilet, dan sarana lainnya.

Monang menilai bahwa volume sampah yang mencapai 12 ton mencerminkan tingginya mobilitas warga saat malam pergantian tahun.

"Petugas langsung bergerak setelah kegiatan selesai agar area publik bisa kembali bersih di pagi harinya," ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat.

"Kami mengimbau warga untuk lebih peduli lingkungan, minimal membuang sampah pada tempatnya atau mengurangi penggunaan plastik sekali pakai saat menghadiri acara keramaian," lanjutnya.

Sudin LH Jakarta Timur juga berkomitmen untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah, melalui kesiapsiagaan armada dan edukasi publik, agar perayaan masyarakat tidak meninggalkan dampak lingkungan berkepanjangan.

Penulis :
Gerry Eka