
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa sikap saling menghargai menjadi fondasi utama dalam menjaga persatuan masyarakat dalam acara silaturahmi warga di Pondok Indah Golf Course, Jakarta Selatan, Minggu, 19 April 2026.
Pentingnya Toleransi dan Keberagaman
Pramono menyampaikan komitmennya untuk menjadi pemimpin bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
"Saya sering mengatakan, ketika diberi amanah menjadi Gubernur Jakarta, maka saya harus menjadi gubernur untuk semua, yaitu untuk semua kelompok, semua agama, dan semua golongan. Karena itu, keberagaman harus terus kita jaga," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan silaturahmi seperti halalbihalal menjadi sarana penting dalam mempererat hubungan antarwarga.
"Silaturahmi seperti ini perlu kita rawat bersama. Dalam bingkai halal bihalal, keberagaman justru menjadi kekuatan utama kita sebagai warga Jakarta," ujarnya.
Apresiasi dan Kebersamaan Warga
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy turut mengapresiasi kegiatan yang dinilai memperkuat persaudaraan lintas keberagaman.
"Saya bersyukur bisa hadir dalam kegiatan ini. Gagasan menguatkan silaturahmi dalam keberagaman adalah sesuatu yang sangat bermakna. Pondok Indah sudah seperti rumah bagi kami. Selama 40 tahun tinggal di sini, baru kali ini saya benar-benar merasakan silaturahmi yang lintas usia, suku, agama, dan latar belakang," katanya.
Ia juga menilai Jakarta sebagai ruang kebersamaan yang mendorong rasa bangga sebagai satu komunitas.
"Bersama Pak Pram, warga Pondok Indah dapat merasakan kebanggaan sebagai bagian dari Jakarta. Kebanggaan itu tumbuh dari kebersamaan kita sebagai sesama warga," ungkapnya.
Ketua panitia Ning Pramono menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus perayaan keberagaman masyarakat.
"Ini bukan sekadar halalbihalal, tetapi juga bentuk syukur atas kebersamaan dalam berbagai perayaan, mulai dari Natal, Tahun Baru, Imlek, Nyepi, hingga Paskah," ujarnya.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat, antara lain Wakil Ketua KPK Agus Joko Purnomo, Anggota DPRD DKI Jakarta Ali Suharli, Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Ali Murtado, serta warga dan tokoh masyarakat setempat.
- Penulis :
- Gerry Eka








