Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 27 Keluarga Korban Banjir di Pidie Jaya

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemerintah Salurkan Dana Tunggu Hunian bagi 27 Keluarga Korban Banjir di Pidie Jaya
Foto: (Sumber: Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada warga terdampak banjir dengan kategori rumah rusak berat di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, Rabu (31/12/2024). ANTARA/HO-Humas BNPB.)

Pantau - Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 27 kepala keluarga terdampak banjir dengan kategori rumah rusak berat di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

Bantuan Diberikan untuk Warga dari Empat Desa di Meureudu

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, para penerima bantuan berasal dari Desa Blang Awe, Manyang Cut, Beurawang, dan Meunasah Lhok di Kecamatan Meureudu.

"Para penerima DTH merupakan warga yang saat ini memilih tinggal sementara bersama kerabat atau menyewa rumah kontrakan sambil menunggu pembangunan hunian tetap selesai," ungkapnya.

Penyerahan bantuan dilakukan pada Rabu, 31 Desember 2024, pukul 15.00 WIB, bertempat di Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Meureudu 2.

Sebelum menerima buku rekening dan kartu ATM, warga diwajibkan menandatangani surat tanda terima DTH bermeterai serta melampirkan fotokopi KTP dan KK.

Dokumen juga harus ditandatangani oleh keuchik (kepala desa) dengan cap basah, perwakilan BPBD Kabupaten Pidie Jaya, dan Babinsa.

Skema DTH Langsung di Muka untuk Tiga Bulan

Skema bantuan DTH disalurkan langsung di muka untuk jangka waktu tiga bulan dengan nilai Rp600.000 per kepala keluarga per bulan.

Setiap keluarga menerima total bantuan sebesar Rp1.800.000.

“Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak selama masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan,” tambah Abdul Muhari.

Program ini merupakan bagian dari kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak bencana berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.

Penyaluran bantuan turut dihadiri oleh Pelaksana tugas Direktur Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi dan Sumber Daya Alam BNPB, tenaga ahli BNPB, Babinsa, serta Keuchik Desa Manyang Cut.

Penulis :
Gerry Eka