HOME  ⁄  Nasional

Relawan ASN Pemerintah Aceh Bersihkan Fasilitas Publik Tanpa Gunakan Dana APBA

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Relawan ASN Pemerintah Aceh Bersihkan Fasilitas Publik Tanpa Gunakan Dana APBA
Foto: (Sumber: Juru bicara Pos Komando (Posko) Penanganan banjir dan Longsor Aceh, MurthalamuddinA. ANTARA/HO-Pos Komando Tanggap Darurat.)

Pantau - Ribuan relawan dari kalangan ASN dan non-ASN Pemerintah Aceh yang ditugaskan membantu penanganan bencana di Kabupaten Aceh Tamiang dipastikan tidak menggunakan anggaran APBA (Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh) dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut.

Tidak Gunakan Biaya Perjalanan Dinas dari APBA

"Setiap personel ASN/P3K/Non-ASN yang menjadi relawan bencana banjir dan longsor ke Aceh Tamiang tidak menggunakan biaya perjalanan dinas APBA," ungkap perwakilan Pemerintah Aceh dalam keterangan resminya.

Pemerintah Aceh menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan aksi bakti sosial yang tidak membebani keuangan daerah.

Untuk memastikan hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh memberikan arahan langsung kepada para pejabat struktural, fungsional, dan seluruh relawan agar tidak menggunakan biaya perjalanan dinas dari instansi masing-masing.

"Imbauan ini jelas menyatakan bahwa mereka yang hari ini digerakkan membersihkan sarana publik merupakan bagian dari kegiatan bakti sosial," ia menjelaskan.

Fokus pada Fasilitas Pendidikan dan Tempat Ibadah

Kehadiran para relawan difokuskan untuk membantu pembersihan fasilitas publik, seperti tempat ibadah dan sekolah-sekolah yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Pada tahap pertama, sebanyak 3.000 relawan ASN dikirim ke Aceh Tamiang pada 29–30 Desember 2025.

Tahap kedua dilakukan pada awal Januari 2026 dengan mengerahkan 4.000 relawan tambahan.

Tujuan utama dari pengiriman ini adalah untuk mempercepat pemulihan sarana umum di daerah terdampak, terutama di sektor pendidikan.

Penugasan ini mencerminkan komitmen sosial Pemerintah Aceh dalam merespons bencana tanpa mengandalkan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah.

Penulis :
Gerry Eka