Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Harga Tiket Museum Nasional Naik, Pegiat Pendidikan Soroti Transparansi dan Aksesibilitas untuk Pelajar

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Harga Tiket Museum Nasional Naik, Pegiat Pendidikan Soroti Transparansi dan Aksesibilitas untuk Pelajar
Foto: (Sumber: Tampak depan Museum Nasional Indonesia. ANTARA/Chairul Rohman)

Pantau - Pegiat pendidikan dari Sanggar Askala Edukasi, Nurfahmi Budi, mendesak pengelola Museum Nasional Indonesia untuk bersikap transparan dalam mengungkap alasan sebenarnya di balik kenaikan harga tiket masuk yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2026.

"Masyarakat perlu mengetahui apa latar belakang kuat dinaikkannya harga tiket masuk yang mahal ke Museum Nasional. Jangan sekadar berdalih peningkatan mutu layanan," ujar Nurfahmi, Sabtu (3/1).

Museum Pemerintah Harusnya Permudah Akses Edukasi

Sebagai museum milik negara, Nurfahmi menilai sudah seharusnya Museum Nasional mempermudah akses pengetahuan dan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama pelajar.

Ia mengkritik kebijakan kenaikan harga tiket yang dianggap tidak sejalan dengan upaya meningkatkan minat publik terhadap wisata edukasi yang masih tergolong rendah.

"Kebijakan pengelola Museum Nasional yang menaikkan harga tiket masuk sampai dua kali lipat tanpa pertimbangan matang, justru memberatkan warga negara untuk belajar," tegasnya.

Nurfahmi juga menyoroti bahwa Museum Nasional tidak seharusnya bersikap seperti institusi swasta yang mengutamakan keuntungan.

Menurutnya, alasan peningkatan layanan harus logis karena museum telah memiliki anggaran operasional dari negara.

"Sudah pasti ada ketersediaan anggarannya dari negara karena Museum Nasional punya pemerintah. Jadi alasan perbaikan layanan bisa dialokasikan dari anggaran negara. Dengan begitu masyarakat tidak harus mahal untuk berkunjung belajar ke museum," tambahnya.

Guru Keluhkan Dampak ke Sekolah, Tiket Pelajar Kini Rp30 Ribu

Kartini, seorang guru dari salah satu sekolah di Bekasi, Jawa Barat, juga menyayangkan kenaikan harga tiket yang dinilai cukup mahal untuk kalangan pelajar.

Ia menyebut bahwa dana untuk membawa murid-murid belajar ke museum kini menjadi lebih besar, padahal tujuannya adalah untuk kegiatan pembelajaran.

Sebelumnya, tiket masuk Museum Nasional untuk pelajar PAUD hingga SMA dan mahasiswa digratiskan.

Namun sejak 1 Januari 2026, pengunjung dari kalangan pelajar dan mahasiswa dikenakan tarif baru sebesar Rp30 ribu per orang.

Sementara itu, harga tiket untuk pengunjung dewasa naik dari Rp25 ribu menjadi Rp50 ribu, dan tiket untuk warga negara asing melonjak dari Rp50 ribu menjadi Rp150 ribu per orang.

Penulis :
Gerry Eka