Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Dinkes DKI Imbau PHBS untuk Cegah Penularan Influenza A H3N2 Subclade K, Kasus Menurun di Jakarta

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Dinkes DKI Imbau PHBS untuk Cegah Penularan Influenza A H3N2 Subclade K, Kasus Menurun di Jakarta
Foto: (Sumber:Arsip foto - Warga menggunakan masker saat berjalan di Jakarta, Jumat (8/11/2023). )

Pantau - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah penularan virus influenza A H3N2 subclade K, yang telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyampaikan bahwa PHBS penting untuk menekan penularan penyakit pernapasan, terutama jenis influenza baru yang saat ini tengah diawasi.

Beberapa bentuk PHBS yang dianjurkan antara lain mencuci tangan pakai sabun, memakai masker saat sakit, menerapkan etika batuk, menghindari menyentuh area wajah, mencukupi asupan nutrisi seimbang, minum dua liter air putih per hari, istirahat cukup, dan berolahraga secara teratur.

"Segera ke fasilitas kesehatan jika keluhan berlanjut dan waspadai tanda-tanda pneumonia dan pneumonia berat seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, saturasi oksigen kurang dari 92 persen," imbau Ani.

Kasus Nasional Terkendali, Jakarta Alami Tren Penurunan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa virus influenza A H3N2 subclade K terdeteksi melalui pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) pada 25 Desember 2025.

Deteksi dilakukan sejak Agustus 2025 lewat sistem surveilans sentinel ILI-SARI (Influenza Like Illness - Severe Acute Respiratory Infection) di berbagai fasilitas kesehatan.

Tercatat 62 kasus influenza A (H3N2) subclade K yang tersebar di delapan provinsi, dengan jumlah terbanyak di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Meski begitu, Kemenkes menegaskan bahwa situasi penyebaran influenza A H3N2 subclade K di Indonesia masih terkendali dan tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan dibandingkan influenza lainnya.

Dinkes DKI Jakarta juga mencatat adanya penurunan kasus influenza A sejak puncaknya pada Oktober 2025.

Penurunan serupa juga tercatat pada kasus ISPA dan pneumonia secara umum di wilayah Jakarta.

Namun, data nasional menunjukkan bahwa kasus penyakit mirip influenza (ILI) sempat meningkat hingga 74 persen pada bulan Agustus 2025, dengan dominasi kasus oleh influenza A.

Di Jakarta, peningkatan kasus ISPA mulai teridentifikasi sejak Juli 2025, dan sepanjang Januari hingga Oktober 2025 tercatat sebanyak 1.966.308 kasus.

Penulis :
Gerry Eka