
Pantau - Pemerintah Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, memasak sekitar 16.000 porsi makanan setiap hari bagi warga terdampak banjir melalui tiga posko pengungsian yang tersebar di wilayah tersebut.
Dapur Umum Jadi Tulang Punggung Bantuan Logistik
Informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, saat meninjau kondisi dapur umum pada Minggu, 4 Januari 2026.
Dapur umum utama berada di Posko Puskesmas Sungai Tabuk, dan dibantu dua posko lainnya yang masing-masing menyuplai 5.000 hingga 6.000 porsi per hari.
Rinciannya adalah Posko 1 sebanyak 5.000 porsi, Posko 2 sebanyak 6.000 porsi, dan Posko 3 sebanyak 5.000 porsi.
“Dapur umum ini sangat penting agar kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi selama kondisi darurat,” ungkapnya.
Makanan yang disiapkan meliputi nasi, lauk pauk seperti ayam dan rendang sapi, serta sayuran.
Saifullah Yusuf memberikan apresiasi kepada puluhan relawan yang terlibat langsung dalam proses memasak hingga distribusi makanan ke titik-titik pengungsian.
Kolaborasi Lintas Instansi dan Distribusi hingga ke Rumah Warga
Dapur umum ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial, Pemkab Banjar, TNI, Polri, dan berbagai unsur lainnya.
Tidak hanya untuk pengungsi di posko, makanan juga disalurkan ke rumah-rumah warga yang masih bertahan di lokasi meskipun rumah mereka tergenang banjir.
Selain makanan, pemerintah juga menyediakan kebutuhan logistik lainnya, seperti pakaian, kasur, dan tenda selama masa tanggap darurat berlangsung.
Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh kebutuhan dasar korban banjir terpenuhi secara menyeluruh selama masa krisis.
- Penulis :
- Gerry Eka








