
Pantau - Sebanyak 97 rumah warga di Kampung Cibodas, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, terdampak material tanah longsor yang terjadi pada Selasa siang, 6 Januari 2026, dan longsor susulan di malam harinya.
504 Jiwa Terdampak, Tidak Ada Korban Jiwa
Data kerusakan disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang berdasarkan hasil kaji cepat di lapangan pascakejadian.
"Total ada 97 rumah yang terdampak dengan jumlah penghuni sebanyak 193 Kepala Keluarga (KK) atau 504 jiwa. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, di Serang, Rabu.
Lokasi titik longsor berada di area perbukitan, dengan jarak sekitar 300 meter dari permukiman warga.
Meskipun tidak merusak fasilitas umum, material longsor mengancam langsung hunian warga di sekitar area terdampak.
BPBD juga mencatat terjadinya longsor susulan pada Selasa malam sekitar pukul 23.55 WIB.
Status Siaga Darurat Ditetapkan, Kebutuhan Mendesak Masih Terbatas
Akibat potensi bahaya lanjutan, BPBD menetapkan status siaga darurat potensi longsor susulan.
Penetapan ini dilakukan mengingat wilayah Kabupaten Serang bagian selatan masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.
"Saat ini situasi relatif terkendali dan warga sudah mulai beraktivitas kembali, namun kami tetap mengimbau masyarakat untuk menghindari area rawan jika hujan kembali turun," imbuh Ajat.
Hingga Rabu pagi, BPBD Serang melaporkan masih adanya keterbatasan sarana dan prasarana di lapangan.
Adapun kebutuhan mendesak yang diperlukan saat ini meliputi:
- Penerangan di lokasi pengungsian
- Alas tidur
- Makanan siap saji
- Perlengkapan evakuasi
BPBD terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keselamatan warga serta kelancaran proses penanganan darurat.
- Penulis :
- Aditya Yohan








