
Pantau - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat membangun 40 unit sumur bor dan sumur galian untuk membantu masyarakat Kabupaten Agam yang terdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.
Pembangunan sumur tersebut bertujuan mengatasi krisis air bersih yang dialami warga pascabencana.
"40 unit sumur bor dan sumur galian itu tersebar di beberapa kecamatan di Agam yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor melanda daerah itu pada akhir November 2025," ungkap Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di Lubuk Basung, didampingi Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
30 Sumur Dibangun di Palembayan, 10 Unit Khusus untuk Hunian Sementara
Dari total 40 unit, sebanyak 30 unit dibangun di Kecamatan Palembayan.
"Khusus di hunian sementara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, tambahnya dibangun 10 unit sumur bor dan sumur galian," jelasnya.
Ia menambahkan, "Sumur bor dan sumur galian ini dibuat, karena sumber air sangat dalam dan lokasi ini banyak berbatuan."
Salah satu sumur bor yang dikunjungi berada di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, dan merupakan sumur ke-7 yang telah dibangun.
Di lokasi tersebut, sekitar 200 kepala keluarga kini dapat memanfaatkan air bersih dari sumur bor.
Air Bersih Sangat Dibutuhkan Warga Pascabencana
"Masyarakat sangat senang mendapatkan bantuan sumur bor dan sumur galian ini," ujarnya.
"Keberadaan sumur bor dan sumur galian tersebut sangat membantu warga mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," tambahnya.
Sebelum adanya bantuan ini, warga kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber air seperti Pamsimas dan sumber alami lainnya ikut terdampak bencana.
"Ini mengingat sumber Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) dan sumber air lainnya terdampak bencana tersebut," jelasnya.
Polda Sumbar juga menyediakan mobil pengolahan air (water treatment) di Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, yang sudah beroperasi sejak beberapa hari pascabencana.
"Air yang dihasilkan mobil water treatment tersebut langsung bisa diminum warga," ungkapnya.
"Mudah-mudahan sumur bor sangat membantu warga dan apabila bak penampung kurang besar, bakal ditambah lagi," tutupnya.
- Penulis :
- Arian Mesa








