
Pantau - Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian, memberikan batas waktu tiga hari kepada pemerintah daerah untuk merampungkan pendataan rumah warga yang terdampak bencana banjir di Aceh Tamiang.
Tito menyampaikan bahwa proses verifikasi harus segera diselesaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Pusat Statistik (BPS), dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
"Saya beri waktu mulai dari kemarin tiga hari untuk diverifikasi di tingkat BNPB, diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik dan Capil. Kalau tiga hari sudah clear uangnya oleh BNPB segera bayarkan, Rp15 juta yang rumahnya rusak ringan dan Rp30 juta rusak sedang," ungkapnya.
Bantuan dan Solusi untuk Warga Terdampak
Saat meninjau lokasi bencana di Aceh Tamiang, Tito juga menyerahkan bantuan berupa ratusan gerobak dorong dan mi instan kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.
Ia menekankan pentingnya membantu warga membersihkan rumah dari lumpur, terutama yang mengalami kerusakan berat.
Dengan adanya bantuan anggaran, warga diharapkan dapat memperbaiki rumah secara mandiri maupun gotong royong bersama keluarga.
Untuk rumah yang mengalami rusak berat atau hanyut, pemerintah menawarkan dua opsi kepada warga: tetap tinggal di tenda dengan bantuan dana atau pindah ke hunian sementara (huntara) yang tengah dibangun sebanyak 600 unit.
"Mereka diberikan biaya Rp1,8 juta per bulan selama tiga bulan, dan dapat diperpanjang sebagai uang untuk menunggu sampai hunian dibangun baru," jelasnya.
"Atau kalau mau bangun sendiri silakan membangun, diberikan dana di Rp60 juta oleh BNPB," ia menambahkan.
Harapan Mendagri untuk Percepatan Pemulihan
Tito berharap para pengungsi yang masih bertahan di tenda bisa segera kembali ke rumah setelah menerima dana perbaikan.
"Karena itu enggak sehat, di tenda sudah mulai ada yang sakit, kemudian juga yang kasihan anak-anak bayi. Nah, untuk itu kemarin saya mengejar untuk pemerintah daerah dan sudah disampaikan oleh bupati, sedapatnya dulu sampaikan data masyarakat yang rumahnya rusak ringan dan sedang," ia mengungkapkan.
Dengan percepatan pendataan dan penyaluran dana, pemerintah menargetkan pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih efektif dan menyeluruh.
- Penulis :
- Gerry Eka








