
Pantau - Ratusan pengendara sepeda motor dikawal oleh Unit Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Jakarta-Cikampek karena terpaksa melewati jalan tol akibat banjir yang merendam jalan arteri di Bekasi pada Senin (12/1).
Pengawalan Ketat Pemotor oleh Korlantas Polri
"Ratusan pemotor dikawal PJR Induk Cikampek dari gerbang tol (GT) Taruma Jaya Bekasi hingga GT Semper Jakarta Utara imbas arteri Bekasi yang terendam banjir," ungkap Kepala Induk PJR Tol Cikampek Kompol Sandy Titah Nugraha di Jakarta.
Selama pelaksanaan pengawalan, para pemotor dikawal ketat oleh personel dari Korlantas Polri dan Polres Bekasi.
Kompol Sandy menjelaskan bahwa diskresi ini dilakukan karena kondisi force majeure, yaitu banjir yang menyebabkan penumpukan pengguna jalan.
"Mayoritas masyarakat terjebak banjir pagi hari saat hendak berangkat beraktivitas untuk mencari nafkah," ia mengungkapkan.
Tujuan utama pengawalan tersebut adalah untuk menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan, terutama pemotor yang terpaksa melintasi jalur tol.
Banjir Rendam Jakarta dan Bekasi, Diskresi Dilakukan Dua Tahap
Diskresi pengawalan dilakukan dalam dua tahap karena antrean kendaraan yang cukup panjang.
Dalam video yang diterima ANTARA, terlihat mobil PJR Korlantas Polri memandu barisan ratusan pemotor memasuki jalan tol Taruma Jaya Bekasi.
Barisan motor tersebut melintas di bahu jalan tol dengan pengawalan ketat dari personel kepolisian hingga tiba di GT Semper, Jakarta Utara.
Pada hari yang sama, hujan mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak pagi hari.
Tingginya curah hujan menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta Utara.
Wilayah terdampak banjir di Jakarta Utara antara lain Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok; kawasan Plumpang-Semper Koja; serta Jalan Raya Cilincing-Marunda.
- Penulis :
- Arian Mesa








