
Pantau - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan memastikan banjir yang sebelumnya melanda sejumlah titik pada Senin, 12 Januari, kini telah sepenuhnya surut.
Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo menyampaikan kondisi tersebut kepada wartawan di kawasan Petogogan, Jakarta.
“Sudah tidak ada,” ungkap Santo.
Ia memastikan bahwa saat ini tidak ada lagi genangan air yang tersisa di wilayah Jakarta Selatan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta pada Senin, 12 Januari, pukul 17.00 WIB, banjir sebelumnya masih merendam 20 RT di Jakarta Selatan.
Genangan tersebut tersebar di sejumlah kelurahan, yakni Cilandak Barat, Pondok Labu, Cipete Utara, Pela Mampang, Duren Tiga, Cilandak Timur, dan Pejaten Timur.
Ketinggian air saat itu berkisar antara 30 hingga 100 sentimeter.
Menurut Santo, banjir dipicu oleh curah hujan yang tinggi serta luapan Kali Krukut.
Seluruh titik banjir tersebut sebelumnya masih dalam proses penanganan oleh petugas.
Santo mengungkapkan bahwa banjir di 13 titik di beberapa kecamatan Jakarta Selatan kini telah surut seluruhnya.
“Kebetulan kemarin yang paling terakhir surut ada di Pulo Raya, ya. Itu jam sekitar jam 02.30 WIB dini hari (sudah surut),” ujarnya.
Meski genangan telah surut, Sudin SDA Jakarta Selatan memastikan kesiapan sarana pengendalian banjir tetap terjaga.
Seluruh pompa banjir telah disiapkan sejak jauh hari untuk mengantisipasi potensi genangan susulan.
Pompa akan segera diperbaiki apabila mengalami kendala di lapangan.
“Untuk kesiapan pompa, baik dari pompa stasioner, pompa mobil, pompa yang termasuk apung, semuanya ready (siap) semua,” tegas Santo.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI mencatat banjir di sebagian besar wilayah Jakarta mulai berangsur surut.
Saat ini banjir hanya menyisakan 28 rukun tetangga serta enam ruas jalan yang masih tergenang.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







