
Pantau - Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan 263 unit Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) selesai pada tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan ekonomi kerakyatan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan bahwa total KDKMP yang direncanakan di wilayahnya mencapai 419 unit.
Hingga saat ini, sebanyak 115 unit telah memasuki tahap proses pembangunan.
"Total KDKMP yang akan dibangun di Kabupaten Bogor ada 419, dan saat ini yang sudah masuk proses pembangunan ada 115. Tahun ini kami menargetkan 263 bisa dibangun," ungkapnya.
Rudy menyampaikan hal tersebut saat mendampingi Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih meninjau lokasi pembangunan KDKMP di kawasan Pakansari, Cibinong, pada Kamis.
Penguatan Ekonomi Lokal dan Akses UMKM
Program KDKMP merupakan bagian dari kebijakan nasional dalam memperkuat peran koperasi sebagai tulang punggung perekonomian rakyat.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok agar harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
Rudy menambahkan bahwa kehadiran KDKMP di tingkat desa dan kelurahan diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Keberadaan koperasi ini juga diyakini mampu membuka akses pasar bagi produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Kami ingin KDKMP benar-benar hadir di tengah masyarakat, mudah dijangkau, dan memberi manfaat langsung bagi warga," ia mengungkapkan.
KDKMP juga diharapkan mampu meningkatkan daya beli masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.
Dukungan dan Kawal Pembangunan oleh Pangdam III/Siliwangi
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih meninjau langsung progres pembangunan salah satu KDKMP di kawasan Pakansari.
Ia menyatakan bahwa pembangunan KDKMP di Kabupaten Bogor menunjukkan progres yang cukup baik.
"Kalau lihat kondisinya, dengan peralatan dan kelengkapan yang ada, insyaallah tanggal 31 Januari nanti sudah bisa diresmikan," ujarnya.
Kosasih menyebut secara umum, pembangunan KDKMP di Kabupaten Bogor telah melampaui 50 persen.
Percepatan terus dilakukan agar semua unit dapat selesai sesuai target.
"Walaupun ada yang membangunnya agak terlambat, sekarang sedang dikejar. Bahkan ada yang bekerja 1 x 24 jam supaya progresnya bisa menyusul," ungkapnya.
Ia menilai lokasi KDKMP di Pakansari sangat strategis karena berada di pusat aktivitas masyarakat.
Lokasi tersebut juga dekat dengan fasilitas olahraga dan kawasan publik, sehingga dinilai potensial untuk dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.
Pemerintah Kabupaten Bogor bersama jajaran TNI dan instansi terkait terus mengawal proses pembangunan KDKMP.
Kehadiran koperasi ini diharapkan segera memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi masyarakat.
- Penulis :
- Shila Glorya







