
Pantau - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menyampaikan sambutan melalui video pada acara puncak Askrindo PAUD Indonesia Awards (APIA) 2025 yang digelar di Jakarta, Kamis 15 Januari 2026.
Arifah menegaskan penyelenggaraan APIA 2025 mencerminkan kepedulian dunia usaha terhadap pembangunan sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.
APIA 2025 digagas oleh PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo sebagai bagian dari dukungan terhadap persiapan Generasi Emas 2045 yang sehat, cerdas, berkarakter, menjunjung kesetaraan, serta menjamin perlindungan anak.
Arifah menyatakan pendidikan anak usia dini merupakan fondasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia secara berkelanjutan.
Ia menjelaskan masa anak usia dini adalah periode krusial dalam pembentukan karakter, nilai, kemampuan sosial emosional, serta pengembangan potensi dasar anak secara menyeluruh.
Arifah menekankan peran guru PAUD sangat penting dalam pemenuhan hak anak sekaligus perlindungan anak pada masa emas pertumbuhan dan perkembangan.
“Guru PAUD tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pengasuh dan pendamping anak pada tahap awal kehidupan mereka,” ungkapnya.
Arifah mengapresiasi penyelenggaraan APIA 2025 yang dinilainya inklusif karena melibatkan peserta dari berbagai latar belakang kondisi dan wilayah, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar.
Ia menilai keberagaman peserta menunjukkan praktik terbaik pendidikan anak usia dini telah berkembang di berbagai daerah di Indonesia.
Arifah berharap penghargaan APIA 2025 menjadi pemicu semangat bagi seluruh guru PAUD untuk terus meningkatkan pengabdian.
“Penghargaan ini diharapkan mendorong inovasi guru PAUD, peningkatan kualitas pembelajaran, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan ramah anak,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata menilai APIA menjadi bukti komitmen BUMN, khususnya Askrindo, dalam memotivasi pendidik PAUD untuk meningkatkan mutu pembelajaran.
“APIA 2025 diharapkan memberikan manfaat optimal dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan generasi emas penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing,” kata Tedi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







