Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Sudin SDA Kepulauan Seribu Survei Lokasi Pembangunan Akses Jalan dan Tanggul di Pulau Pramuka

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Sudin SDA Kepulauan Seribu Survei Lokasi Pembangunan Akses Jalan dan Tanggul di Pulau Pramuka
Foto: (Sumber: Kepada Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu Mustajab Mustaqim meninjau lokasi usulan pembangunan jalan dan tanggul pantai di Pulau Pramuka pada Jumat (16/1/2026) ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) melakukan survei awal terhadap rencana pembangunan akses jalan dan tanggul pengaman pantai di Pulau Pramuka.

Survei ini merupakan tindak lanjut dari usulan masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang disampaikan melalui Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) dan lurah setempat.

"Survei dilakukan di dua titik yakni rencana pembuatan akses jalan sepanjang 70 meter di samping RPTRA Tanjung Elang serta lokasi pembangunan tanggul pengaman pantai untuk mencegah abrasi", ungkap Kepala Sudin SDA Kepulauan Seribu, Mustajab Mustaqim, di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa kedua lokasi tersebut merupakan aset milik Suku Dinas Perhubungan (Sudin Perhubungan), sehingga saat ini masih dalam tahap koordinasi antar instansi.

"Ini merupakan usulan dari LMK dan Pak Lurah tapi saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan Sudin Perhubungan karena lahan ini merupakan aset Dishub", tambah Mustajab.

Usulan Sudah Diajukan Berkali-kali, Nelayan Harapkan Realisasi

Lurah Pulau Panggang, Jamaluddin, menyatakan bahwa usulan ini muncul karena kebutuhan mendesak dari nelayan dan warga sekitar.

Akses jalan yang diusulkan diharapkan dapat mendukung aktivitas sandar dan bongkar muat kapal nelayan yang selama ini mengalami kesulitan.

"Mudah-mudahan kali ini ada titik terang", ucapnya.

Jamaluddin juga menyebutkan bahwa usulan pembangunan akses jalan dan tanggul pengaman ini sudah diajukan hampir empat kali melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) wilayah, namun hingga kini belum terealisasi.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut sangat penting untuk menjamin keselamatan warga dan mengurangi dampak abrasi terhadap wilayah pesisir.

Seorang nelayan Pulau Pramuka bernama Jeri (42) turut menyuarakan harapannya agar pembangunan akses jalan segera direalisasikan.

"Kami berharap Sudin SDA membantu membuatkan akses turun naik nelayan supaya lebih nyaman dan aman. Selama ini kami cukup kesulitan, terutama saat air surut maupun cuaca kurang bersahabat", ujarnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf