
Pantau - Tanggul Sungai Kalimalang di Desa Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, jebol pada Jumat pagi, menyebabkan banjir yang berdampak pada sekitar 400 Kepala Keluarga (KK).
Tanggul Tua Jebol, Rumah dan Sawah Terendam
Tanggul dilaporkan jebol sekitar pukul 06.00 WIB setelah sebelumnya mengalami keretakan sepanjang dua meter, yang kemudian melebar menjadi enam meter.
"Tanggul itu jebol karena usianya memang sudah tua", jelas Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, saat meninjau langsung lokasi kejadian.
Akibat jebolnya tanggul, ratusan rumah warga mengalami kebanjiran.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, sebanyak 400 KK terdampak langsung oleh banjir.
Selain permukiman, areal persawahan di sekitar lokasi juga turut terendam, dan luas area terdampak masih dalam proses perhitungan.
Pemkab Lakukan Penanganan Darurat, BBWS dan Jasa Tirta Dilibatkan
Sebagai langkah awal, Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan penanganan darurat dengan memasang bronjong untuk berfungsi sebagai tanggul sementara.
"Penanganan sementara ini penting untuk meminimalisasi luapan air ke pemukiman penduduk", ujar Aep.
Pemkab Karawang juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum untuk segera melakukan perbaikan atau pembangunan kembali tanggul yang rusak.
Perusahaan Umum Jasa Tirta II turut dikerahkan dengan mematikan tiga pompa di Bendung Curug yang mengarah ke Sungai Kalimalang.
Langkah ini diambil untuk mengurangi debit dan ketinggian air di Sungai Kalimalang, serta mencegah meluasnya banjir ke wilayah lain.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







