
Pantau - Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (Satgas MBG) Kabupaten Manokwari, Papua Barat, terus melakukan pemantauan terhadap mutu dan kelayakan makanan yang disalurkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan peserta didik menerima manfaat secara aman.
Ketua Satgas MBG Manokwari, yang juga Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan evaluasi rutin bersama Koordinator Regional MBG Papua Barat.
"Manokwari saat ini menjadi kabupaten dengan jumlah penerima MBG tertinggi di Papua Barat, bahkan di Tanah Papua. Karena itu, pengawasan mutu dan ketepatan distribusi menjadi perhatian utama," ungkapnya.
Satgas MBG juga menekankan pentingnya pemerataan distribusi makanan bergizi hingga ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang belum sepenuhnya terjangkau layanan MBG.
Dua SPPG Disanksi karena Roti Berjamur
Dalam rapat evaluasi, Satgas membahas sejumlah persoalan di lapangan, termasuk penutupan sementara dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Manokwari akibat keterlambatan penyaluran makanan yang berdampak pada kualitas konsumsi.
Keterlambatan tersebut mengakibatkan insiden ditemukannya roti berjamur di salah satu sekolah, meskipun tidak ditemukan kasus keracunan atau kejadian luar biasa (KLB) di lokasi.
Setelah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) pusat, BGN Papua Barat menjatuhkan sanksi berupa penghentian sementara terhadap dua SPPG tersebut karena dianggap lalai dan tidak mampu menyalurkan makanan tepat waktu.
"Selain memperluas jangkauan penerima manfaat, kami juga memastikan makanan yang diberikan benar-benar layak konsumsi. Jika terjadi kasus di lapangan, akan langsung ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan BGN," ia mengungkapkan.
Manokwari Penerima MBG Terbanyak di Papua Barat
Koordinator BGN Regional Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, menyampaikan bahwa total penerima manfaat MBG di wilayah Papua Barat mencapai 94.743 orang, termasuk peserta didik dan kelompok 3B.
Dari jumlah tersebut, Kabupaten Manokwari menjadi daerah dengan penerima manfaat MBG terbanyak, yakni sebanyak 49.681 orang.
Kabupaten lain dengan jumlah penerima MBG cukup tinggi antara lain Kaimana (13.114 orang), Fakfak (11.265 orang), Teluk Wondama (7.143 orang), Manokwari Selatan (7.049 orang), dan Teluk Bintuni (6.491 orang).
Dari total 43 SPPG yang beroperasi di enam kabupaten se-Papua Barat, 22 di antaranya berada di Kabupaten Manokwari.
Satgas MBG Manokwari akan terus memberikan rekomendasi teknis kepada BGN sebagai bahan evaluasi, meski keputusan akhir tetap menjadi kewenangan penuh BGN.
- Penulis :
- Shila Glorya







