Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wamenpar Buka Prambanan Shiva Festival 2026: Perkuat Spiritualitas dan Pariwisata Berbasis Budaya

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Wamenpar Buka Prambanan Shiva Festival 2026: Perkuat Spiritualitas dan Pariwisata Berbasis Budaya
Foto: (Sumber: Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati memberikan sambutaan saat pembukaan Prambanan Shiva Festival di kawasan Candi Prambanan, Sleman, DIY, Sabtu (17/1/2026). ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto.)

Pantau - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Enik Ermawati resmi membuka Prambanan Shiva Festival 2026 pada Sabtu, 17 Januari 2026, di Kawasan Candi Prambanan, yang berada di perbatasan Kabupaten Sleman, DIY dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Festival Spiritual yang Diharapkan Berdampak Sosial dan Ekonomi

Dalam sambutannya, Wamenpar menegaskan bahwa festival ini bertujuan untuk menguatkan nilai spiritual Candi Prambanan sebagai tempat ibadah umat Hindu, khususnya pemujaan kepada Dewa Siwa, sekaligus mendorong pariwisata berkelanjutan.

Festival ini juga menjadi bagian dari upaya menjadikan Candi Prambanan sebagai “living heritage” atau warisan budaya yang hidup, dengan tetap membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

Wamenpar juga menekankan pendekatan 3P dalam pembangunan pariwisata:

People: Pariwisata harus memberi dampak sosial positif bagi masyarakat.

Planet: Menjaga lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

Prosperity: Memberikan kesejahteraan ekonomi bagi warga lokal.

Rangkaian Acara dan Makna Spiritual Dewa Siwa

Festival ini diisi dengan kegiatan spiritual seperti perayaan Maha Shivaratri, yang menekankan kesucian Dewa Siwa sebagai sumber kesadaran tertinggi.

Ketua Harian PHDI, Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya, menjelaskan inti ajaran dalam rangkaian spiritual tersebut:

Jagra: Kesiagaan dan kewaspadaan batin.

Upawasa: Puasa sebagai bentuk pengendalian diri.

Mono brata: Keheningan untuk merenung dan mencapai kesadaran spiritual.

Harmoni Budaya dan Pengelolaan Profesional

Gistang Richard Panutur, Direktur Komersial IDM, menyampaikan bahwa festival ini menjadi contoh penting dari harmoni antara ritual suci dan pengelolaan profesional, serta pelestarian budaya dengan pemberdayaan masyarakat lokal.

Meningkatkan Spiritualitas dan Daya Tarik Wisata

Pemerintah berharap Prambanan Shiva Festival 2026 dapat:

Meningkatkan spiritualitas umat Hindu.

Menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara.

Memperkuat identitas budaya Indonesia di kancah global.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Candi Prambanan.

Penulis :
Gerry Eka