Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Banjir di Jakarta Utara Telah Surut pada Minggu Malam, BPBD Pastikan Penanganan Berjalan Efektif

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Banjir di Jakarta Utara Telah Surut pada Minggu Malam, BPBD Pastikan Penanganan Berjalan Efektif
Foto: (Sumber: Pengendara melintasi genangan air di kawasan Gunung Sahari, Jakarta, Minggu (18/1/2026). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta per Minggu pukul 16.00 WIB, banjir masih menggenangi sebanyak 45 RT dan 21 ruas jalan di Jakarta dengan ketinggian air bervariasi dari 10 cm hingga 1 meter. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa.)

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa banjir yang sempat merendam wilayah Jakarta Utara telah surut sepenuhnya hingga Minggu malam, 18 Januari 2026 pukul 19.00 WIB.

Total sebanyak 4 Rukun Tetangga (RT) dan 11 ruas jalan yang sebelumnya tergenang air dinyatakan telah kering.

Surutnya banjir disebabkan oleh penurunan intensitas hujan serta upaya penanganan genangan yang dilakukan oleh petugas gabungan di lapangan.

Wilayah dan Jalan yang Telah Surut

Adapun RT yang telah surut berasal dari tiga kelurahan di wilayah Jakarta Utara, yaitu:

Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan

Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan

Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan

Sementara itu, 11 ruas jalan yang kembali normal antara lain:

Jalan Gaya Motor Raya (depan Kodim 0502, Kelurahan Sungai Bambu)

Jalan Agung Raya (Kelurahan Sunter Agung)

Jalan Jembatan Tiga Raya (Penjaringan)

Jalan Pluit Selatan Raya (depan Kantor Kecamatan Penjaringan)

Jalan Pluit Raya (Penjaringan)

Jalan Tanah Merah (Penjaringan)

Jalan Cakung Cilincing Raya (Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing)

Jalan Mangga (Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja)

Jalan Boulevard Barat Raya

Jalan Raya Cakung Cilincing Rorotan

Beberapa jalan lingkungan lainnya yang tidak disebutkan secara rinci

Penanganan dan Imbauan dari BPBD

BPBD DKI Jakarta bersama jajaran Dinas Sumber Daya Air (SDA), Bina Marga, Gulkarmat, serta lurah dan camat setempat terus melakukan pemantauan dan penyedotan sisa genangan.

Petugas juga memastikan seluruh saluran air (tali-tali air) berfungsi optimal guna mencegah genangan ulang.

Selain itu, bantuan kebutuhan dasar telah disalurkan kepada warga yang terdampak.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat", ujar Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta.

Sebelumnya, banjir akibat curah hujan tinggi sempat merendam hingga 45 RT dan 21 ruas jalan di berbagai wilayah Jakarta Utara.

Penulis :
Gerry Eka