Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bantu Korban Banjir Karawang, Polda Jabar Hadirkan Dapur Lapangan di Desa Karangligar

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bantu Korban Banjir Karawang, Polda Jabar Hadirkan Dapur Lapangan di Desa Karangligar
Foto: (Sumber: Anggota Polri tengah menyiapkan makanan di kendaraan dapur lapangan untuk para korban banjir di Desa Karangligar, Karawang. ANTARA/HO-Polda Jabar.)

Pantau - Polda Jawa Barat menghadirkan kendaraan dapur lapangan untuk menyediakan makanan siap saji bagi warga terdampak banjir di sekitar Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

Respons Cepat untuk Penuhi Kebutuhan Dasar Warga

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan bahwa dapur lapangan dikerahkan sebagai bentuk respons cepat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang aktivitasnya terganggu akibat banjir.

"Hingga saat ini dapur lapangan yang dihadirkan telah menyiapkan dan mendistribusikan ratusan porsi makanan kepada warga korban banjir di Desa Karangligar," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kendaraan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat yang terdampak musibah.

Polda Jabar juga berupaya hadir langsung di lokasi untuk memastikan penanganan cepat dan menyeluruh terhadap kebutuhan warga.

"Melalui kendaraan dapur lapangan, kami ingin memastikan kebutuhan konsumsi warga tetap terpenuhi," tegas Hendra.

Koordinasi Lintas Instansi dan Penanganan Terpadu

Polda Jabar terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan instansi terkait lainnya untuk melakukan pemantauan situasi serta penyaluran bantuan lanjutan sesuai kebutuhan warga.

"Selain dapur lapangan, personel kami juga disiagakan untuk membantu evakuasi, pengamanan lingkungan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Polda Jabar juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.

Banjir yang melanda wilayah Karawang disebabkan oleh meluapnya dua sungai besar, yaitu Sungai Citarum dan Sungai Cibeet.

Berdasarkan data dari BPBD Karawang, banjir telah merendam 3.162 rumah di 26 desa dan 12 kecamatan, dengan jumlah warga terdampak mencapai 13.400 orang.

Desa Karangligar di Kecamatan Telukjambe Barat menjadi salah satu wilayah dengan dampak paling parah, dengan ketinggian air hampir mencapai dua meter.

Penulis :
Ahmad Yusuf