Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI Rampungkan Jembatan Permanen Sungai Mahassan di Tapanuli Utara, Buka Akses Ekonomi Warga

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

TNI Rampungkan Jembatan Permanen Sungai Mahassan di Tapanuli Utara, Buka Akses Ekonomi Warga
Foto: (Sumber: Satuan Tugas Zidam I/Bukit Barisan merampungkan jembatan permanen di Sungai Mahassan, Desa Sitolu Bahal, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. ANTARA/HO-Pendam I/Bukit Barisan..)

Pantau - Satuan Tugas Zidam I/Bukit Barisan telah merampungkan pembangunan jembatan permanen di Sungai Mahassan, Desa Sitolu Bahal, Kecamatan Purbatua, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, yang kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

"Jembatan tersebut kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat," ujar Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Infanteri Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Selasa.

Jembatan ini menjadi penghubung akses utama bagi warga desa dan telah selesai dibangun 100 persen, serta bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dukung Mobilitas dan Akses Ekonomi Warga

Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

"Pembangunan jembatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas menuju area persawahan dan perladangan yang selama ini terkendala kondisi medan dan sungai," jelas Asrul.

Jembatan yang dibangun menggunakan konstruksi plat besi, dengan spesifikasi panjang 8 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman sekitar 3 meter.

Dikerjakan Personel TNI, Fokus Pasca-Bencana

Pengerjaan jembatan dilaksanakan oleh personel Zipur I/DD bekerja sama dengan Koramil 25/Purbatua Jae.

Tahapan pekerjaan dimulai dari pemasangan batu bronjong pada kedua sisi Sungai Mahassan sebagai fondasi utama.

Selanjutnya dilakukan pengecoran dudukan jembatan di sisi kiri dan kanan sungai.

Proses dilanjutkan dengan pengecatan rangka jembatan, penimbunan, dan pemadatan badan jalan untuk memastikan akses yang kokoh dan aman bagi warga.

"Seluruh rangkaian pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bertahap dan terencana sebagai penghubung akses warga pasca-bencana alam di wilayah tersebut," tutur Asrul.

Penulis :
Aditya Yohan