
Pantau - Raja Charles III dan Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan sejumlah filantropi lingkungan dari Indonesia dan Inggris di Lancaster House, London, pada Rabu (20/1) pagi waktu setempat, untuk membahas program konservasi, termasuk perlindungan gajah yang menjadi perhatian bersama kedua tokoh.
Pertemuan Semi-Formal di Lancaster House
Pertemuan berlangsung di ruangan utama Lancaster House dan berjalan secara semi-formal.
Presiden Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung disambut oleh adiknya, Hashim Djojohadikusumo, yang merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, serta Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Dominic Jermey.
Putra Presiden Prabowo, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo (Didit), dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ikut mendampingi dan turun dari kendaraan yang sama dengan Presiden.
Lima menit kemudian, Raja Charles III tiba di Lancaster House dan langsung disambut oleh Presiden Prabowo di depan pintu utama.
Keduanya bersama-sama memasuki Main Hall dan berdiri berdampingan saat berdiskusi dengan para filantropi sambil menikmati teh hangat.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 45 menit tersebut, Presiden Prabowo memperkenalkan Didit serta sejumlah pejabat RI kepada Raja Charles III, termasuk Seskab Teddy.
Pejabat lain yang turut hadir adalah Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono.
Lanjutkan Pembahasan di St. James
Usai acara di Lancaster House, Raja Charles III berjalan kaki menuju Istana St. James yang berjarak tidak jauh.
Lima menit kemudian, Presiden Prabowo turut berjalan kaki ke lokasi yang sama.
Di St. James, keduanya kembali melanjutkan diskusi secara tertutup untuk membahas sejumlah isu lingkungan lainnya, termasuk inisiatif konservasi gajah.
Sebagai informasi, Raja Charles III merupakan pembina (patron) World Wildlife Fund (WWF)-UK.
Setelah dari St. James, Presiden Prabowo dijadwalkan bertolak ke Davos, Swiss, untuk menghadiri World Economic Forum (WEF) dan dijadwalkan memberikan pidato khusus pada Kamis (22/1).
- Penulis :
- Leon Weldrick







