Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Agam Kerahkan 280 ASN Bangun 117 Hunian Sementara untuk Korban Banjir Bandang

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemerintah Agam Kerahkan 280 ASN Bangun 117 Hunian Sementara untuk Korban Banjir Bandang
Foto: Anggota Dinas Perhubungan Kabupaten Agam sedang memasang teras hunian sementara di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kamis 22/1/2026 (sumber: ANTARA/Yusrizal)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengerahkan sebanyak 280 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 28 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat pembangunan 117 unit hunian sementara bagi korban bencana banjir bandang, tanah longsor, dan banjir di Kecamatan Palembayan.

280 ASN Turun Tangan Bangun Hunian Sementara

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyatakan bahwa ASN tersebut mulai dikerahkan sejak Rabu, 21 Januari hingga Jumat, 23 Januari 2026.

"Setiap OPD mengutus sebanyak 10 orang dan ASN kita kerahkan semenjak Rabu (21/1) sampai Jumat (23/1)," ungkapnya.

Pembangunan hunian sementara ini dilakukan secara kolaboratif antara ASN dan TNI.

"Aparatur Sipil Negara (ASN) yang turun membantu apa yang bisa dilakukan mulai dari pembersihan hunian sementara, memasang dinding, teras dan lainnya," ujarnya.

Wakil Bupati Agam juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penanganan bencana.

"Alhamdulillah kita bersama dengan TNI bersama-sama dalam percepatan pembangunan hunian sementara ini. Kita mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, Basarnas dan relawan lainnya yang telah membantu dari awal terjadinya bencana sampai sekarang," ia mengungkapkan.

Pembangunan hunian sementara ini berlokasi di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, sekitar 36 kilometer dari ibukota Kabupaten Agam, Lubuk Basung.

Siap Diresmikan, 117 Hunian Tampung Korban di Zona Merah

Total hunian sementara yang dibangun berjumlah 117 unit dan akan ditampung dalam 25 barak.

Hunian ini ditujukan bagi 117 kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat dan berada di zona merah bencana.

"Hunian sementara untuk 117 kepala keluarga yang saat ini masih mengungsi di ruang SDN 05 Kayu Pasak dan rumah keluarganya," jelas Muhammad Iqbal.

Perkembangan pembangunan menunjukkan hasil yang signifikan dan ditargetkan selesai pada Jumat, 23 Januari 2026.

Peresmian hunian sementara dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Januari 2026 dan akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia Pratikno, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Bencana banjir bandang, tanah longsor, dan banjir yang melanda Agam pada Kamis, 27 November 2025 lalu, mengakibatkan 166 orang meninggal dunia, 36 orang hilang, dan 2.284 unit rumah mengalami kerusakan.

Sebanyak 121 unit sekolah juga terdampak, bersama berbagai fasilitas lainnya.

Total kerugian akibat bencana di 16 kecamatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp6,51 triliun.

Penulis :
Shila Glorya