
Pantau - Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur jembatan penghubung antarkawasan di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, guna memulihkan aktivitas masyarakat setelah dilanda banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November lalu.
Jembatan Jadi Akses Vital Pascabencana
Infrastruktur jembatan dinilai menjadi urat nadi aktivitas masyarakat desa, termasuk untuk mengakses ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, dan pemerintahan.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kehadiran negara tidak hanya saat tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan jangka menengah dan panjang.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur dasar adalah kunci agar kehidupan masyarakat bisa kembali berjalan normal.
Tim Media Presiden memantau langsung pada Jumat, 23 Januari 2026, pembangunan jembatan di berbagai titik strategis wilayah Tapanuli Tengah.
Kolaborasi TNI dan Masyarakat untuk Infrastruktur Strategis
Salah satu proyek utama yang sedang dikerjakan adalah pembangunan Jembatan Armco titik ke-2 di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, yang saat ini dalam tahap persiapan.
Pembangunan dilakukan melalui kerja sama antara prajurit TNI dan warga sekitar.
Selain itu, beberapa jembatan gantung juga dibangun di Bonalumban (Kecamatan Tukka), Kampung Mudik dan Desa Ujung Batu (Kecamatan Barus), serta Desa Sipan (Kecamatan Sarudik).
Jembatan-jembatan ini akan menjadi penghubung antarwilayah dan akses penting menuju pusat aktivitas ekonomi dan sosial warga.
Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dan penguatan wilayah rawan bencana akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan untuk membuka kembali akses, harapan, dan peluang bagi masyarakat dalam menata kehidupan pascabencana.
- Penulis :
- Gerry Eka
- Editor :
- Tria Dianti







