Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Angin Kencang Rusak 29 Rumah dan Tewaskan Satu Warga di Talegong, Garut

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Angin Kencang Rusak 29 Rumah dan Tewaskan Satu Warga di Talegong, Garut
Foto: (Sumber: Sejumlah aparatur pemerintah mengecek kondisi rumah warga yang terdampak bencana alam angin kencang di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). ANTARA/HO-Camat Talegong.)

Pantau - Bencana angin kencang melanda Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan 29 rumah warga rusak dan menewaskan satu orang akibat tertimpa pohon tumbang pada Minggu, 25 Januari 2026.

Korban jiwa berasal dari Kampung Baru, Desa Mekarmukti. Ia meninggal dunia setelah tertimpa pohon aren saat sedang membantu warga terdampak.

“Korban sempat dibawa ke Puskesmas dan ditangani, namun tidak tertolong,” ujar Plt. Camat Talegong, Wiati Kartini.

Dampak Sebaran Kerusakan dan Respons Warga

Kerusakan rumah akibat angin kencang terjadi di sejumlah desa, yaitu:

Desa Mekarmukti: 2 titik

Desa Sukamaju: 2 titik

Desa Sukamulya: 10 titik

Desa Mekarmulya: 5 titik

Desa Selaawi: 4 titik

Desa Sukalaksana: 6 titik

Kerusakan yang bersifat ringan mulai diperbaiki secara mandiri oleh warga.

Pemerintah daerah juga telah memberikan bantuan langsung kepada keluarga korban jiwa.

Wilayah Terdampak Lain dan Longsor di Sukawening

Selain di Talegong, bencana angin kencang juga melanda beberapa wilayah lain di Garut:

Samarang: akses ke Pesantren Jawiyah sempat tertutup

Banjawarngi dan Pasirwangi: pohon tumbang menimpa area permukiman dan jalan

Di Kampung Jembatan Dua, Desa Maripari, Kecamatan Sukawening, terjadi longsor yang sempat menutup saluran irigasi, namun kini telah tertangani.

Pemerintah dan BPBD Lakukan Langkah Cepat

BPBD Garut bersama pemerintah kecamatan telah turun ke lokasi untuk melakukan pendataan, memberikan bantuan, serta menyiapkan langkah penanganan darurat.

Polres Garut juga menyiagakan peralatan evakuasi dan koordinasi lanjutan untuk mitigasi bencana susulan.

Penulis :
Gerry Eka