Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Polres Lingga Targetkan Lima Dapur SPPG Beroperasi Tahun 2026 untuk Dukung Program Gizi Anak

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Polres Lingga Targetkan Lima Dapur SPPG Beroperasi Tahun 2026 untuk Dukung Program Gizi Anak
Foto: (Sumber: Wakapolres Lingga Kompol Darmin bersama Wakil Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari meninjau kesiapan pembanguan dapur SPPG Mandiri Yayasan Kemala Bhayangkari di Kabupaten Lingga, Sabtu (24/1/2026). ANTARA/HO-Polres Lingga.)

Pantau - Polres Lingga menargetkan lima dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mandiri dapat beroperasi tahun ini untuk memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar puluhan ribu anak di wilayah pesisir dan daerah 3T.

Dapur tersebut berada di Kecamatan Lingga, Singkep, Singkep Pesisir, Singkep Barat, dan Lingga Utara.

Dapur di Kecamatan Lingga telah rampung 100 persen dan direncanakan mulai beroperasi pada Februari 2026.

12 Dapur SPPG Disesuaikan Jadi 10, Termasuk Wilayah 3T

Awalnya ditargetkan 12 dapur SPPG, namun berdasarkan regulasi terbaru, satu yayasan hanya diperbolehkan mengelola maksimal 10 dapur.

Karena itu, dapur dibagi menjadi dua kategori, yakni lima SPPG Mandiri dan lima SPPG Daerah 3T (Terluar, Terdepan, Tertinggal).

Tujuh dapur di daerah 3T dilaporkan telah rampung 100 persen, sedangkan sisanya masih dalam proses pembangunan dan menunggu penandatanganan nota kesepahaman (MoU).

Wakapolres Lingga, Kompol Darmin, secara langsung memantau progres fisik dan kesiapan operasional di lapangan.

Dukung Program MBG, Target Sasar 27 Ribu Anak

Pemerintah Kabupaten Lingga menargetkan pembangunan total 33 dapur SPPG sebagai bagian dari pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program ini menargetkan 27.325 anak sebagai penerima manfaat.

"Setelah rampung, dapur akan disurvei oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sebelum dioperasionalkan," ungkap Kompol Darmin.

Polres Lingga bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari untuk mendorong percepatan pemenuhan kebutuhan gizi anak, terutama di wilayah pesisir dan terpencil.

Penulis :
Gerry Eka