Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Jumlah Korban Tewas Capai 5.002 Orang, Protes Nasional di Iran Masuki Hari ke-26

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Jumlah Korban Tewas Capai 5.002 Orang, Protes Nasional di Iran Masuki Hari ke-26
Foto: Orang-orang berkumpul di Lapangan Enghelab setelah seruan pemerintah untuk berunjuk rasa menentang protes baru-baru ini di seluruh negeri, meneriakkan slogan anti-AS dan anti-Israel, di Teheran, Iran, pada 12 Januari 2026 (sumber: Anadolu)

Pantau - Jumlah korban tewas akibat gelombang protes nasional di Iran telah mencapai 5.002 orang, menurut laporan Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA) yang berbasis di Amerika Serikat pada Kamis.

Ribuan Orang Tewas dan Luka-Luka, Puluhan Ribu Ditangkap

HRANA melaporkan bahwa hingga hari ke-26 protes, sebanyak 26.752 orang telah ditangkap oleh otoritas Iran.

Selain itu, sedikitnya 7.391 orang mengalami luka parah dalam bentrokan yang terjadi selama demonstrasi berlangsung.

Protes ini pertama kali pecah pada 28 Desember di Grand Bazaar, Teheran, dipicu oleh depresiasi tajam mata uang rial Iran serta memburuknya kondisi ekonomi di negara tersebut.

Aksi protes dengan cepat menyebar ke berbagai kota besar lainnya di Iran, menjadikannya salah satu gelombang demonstrasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Iran Tuduh AS dan Israel, Trump Ancam dan Puji Teheran

Pemerintah Iran menuding Amerika Serikat dan Israel berada di balik kerusuhan ini.

Mereka menyebut para pengunjuk rasa sebagai "perusuh bersenjata" yang diklaim telah melakukan beberapa serangan di tempat umum di sejumlah wilayah negara.

Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump, sempat memberikan peringatan keras.

Ia berulang kali menyatakan bahwa AS akan "menindak keras" jika para pengunjuk rasa terbunuh, ungkapnya dalam beberapa pernyataan publik.

Namun, Trump juga menyampaikan apresiasinya terhadap Teheran setelah laporan yang menyebutkan bahwa ratusan eksekusi yang dijadwalkan telah dibatalkan oleh otoritas Iran.

Penulis :
Leon Weldrick