
Pantau - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, meresmikan operasional Pasar Ikan Rejomulyo pada Minggu, 25 Januari 2026, setelah proses pembangunan yang berlangsung selama tiga tahun.
Diresmikan sebagai Upaya Pemulihan Perdagangan Ikan
Peresmian pasar ini menandai akhir dari proses panjang yang disebut Wali Kota sebagai perjuangan para pedagang dalam memperoleh pasar yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Ia menyebut bahwa pengalaman dari pembangunan sebelumnya menjadi pelajaran penting agar pelaksanaan kali ini lebih matang dan tepat sasaran.
Dalam proses perencanaan dan pembangunan, Pemerintah Kota Semarang secara aktif melibatkan para pedagang untuk memastikan bahwa desain dan fasilitas pasar benar-benar mencerminkan kebutuhan di lapangan.
Wali Kota Agustina menyampaikan optimisme bahwa keberadaan Pasar Ikan Rejomulyo akan menggerakkan kembali aktivitas perdagangan ikan di Kota Semarang.
Kawasan Rejomulyo selama ini dikenal sebagai pusat perdagangan ikan, namun sempat mengalami penurunan aktivitas.
Kaitkan Pasar dengan Isu Gizi dan Pesan kepada Pedagang
Dalam sambutannya, Wali Kota mengaitkan keberadaan pasar ini dengan program peningkatan gizi dan penanganan stunting di Semarang.
Menurutnya, dengan adanya pusat grosir ikan yang dekat dan berkualitas, harga ikan akan menjadi lebih terjangkau dan mutunya lebih terjaga, sehingga masyarakat lebih mudah mengakses sumber protein hewani.
Ia juga berpesan kepada para pedagang agar menjaga kebersihan pasar, merawat fasilitas yang ada, serta menciptakan suasana pasar yang nyaman dan menarik bagi pembeli.
Ketua Paguyuban Pedagang Ikan Basah dan Pindang (PPIBP) Pasar Rejomulyo, Didik Setyo Utomo, menyampaikan apresiasi atas dibangunnya pasar tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dibangunnya Pasar Ikan Rejomulyo ini, sehingga kami berjualan akan lebih layak dan semoga lebih ramai dari tahun sebelumnya," ungkapnya.
- Penulis :
- Gerry Eka







