Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Catat 23,3 Juta Jam Kerja Aman, PTPN IV PalmCo Tegaskan Pentingnya Budaya Keselamatan Kerja

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Catat 23,3 Juta Jam Kerja Aman, PTPN IV PalmCo Tegaskan Pentingnya Budaya Keselamatan Kerja
Foto: (Sumber: Foto udara area operasional PTPN IV PalmCo. ANTARA/HO-PTPN IV PalmCo.)

Pantau - Subholding PTPN III (Persero), yaitu PTPN IV PalmCo, berhasil mencatatkan 23,3 juta jam kerja aman tanpa kecelakaan fatal dalam beberapa bulan terakhir operasional.

Capaian ini merupakan hasil dari penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang konsisten di seluruh unit operasional perusahaan.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa, menyatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan buah dari proses panjang yang dibangun selama bertahun-tahun.

"Keselamatan kerja itu maraton, bukan sprint. Tidak bisa dibangun dengan pendekatan seremonial. Yang menentukan adalah konsistensi menjalankan sistem setiap hari, di setiap unit kerja", ungkapnya.

Salah satu kunci menjaga jam kerja aman adalah memastikan bahwa sistem K3 benar-benar diterapkan dalam seluruh aktivitas kerja sehari-hari.

Setiap aktivitas kerja harus melalui proses perencanaan, analisis risiko, dan pengawasan yang ketat di lapangan.

"Kalau sistemnya berjalan, pekerja terlindungi. Jam kerja aman yang panjang hanya mungkin dicapai jika pencegahan dilakukan secara konsisten", ia menjelaskan.

Budaya Keselamatan dan Kepemimpinan Lapangan

Selain penerapan sistem, PalmCo membangun budaya keselamatan kerja yang mendorong pekerja untuk aktif melaporkan kondisi tidak aman.

Pekerja juga didorong untuk saling mengingatkan tanpa rasa takut terhadap sanksi.

Menurut Jatmiko, budaya keselamatan hanya bisa terbangun melalui komunikasi dua arah dan keteladanan pimpinan di lapangan.

"Zero accident (nihil kecelakaan) tidak mungkin dicapai jika hanya manajemen yang berbicara. Pekerja harus merasa memiliki sistem keselamatan itu", ujarnya.

Untuk menjaga konsistensi penerapan K3, PalmCo melakukan investasi pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Ratusan pekerja dibekali dengan sertifikasi keselamatan kerja, termasuk sertifikasi ahli K3 umum.

Pendekatan ini menempatkan K3 sebagai bagian integral dari kepemimpinan operasional di setiap unit.

Setiap pimpinan unit memiliki tanggung jawab langsung terhadap keselamatan tim kerja masing-masing.

"Keselamatan tidak berhenti di rambu atau alat pelindung. Yang menentukan adalah kepemimpinan dan perilaku sehari-hari", tambah Jatmiko.

Evaluasi Berkelanjutan dan Integrasi Teknologi

Momentum Bulan K3 Nasional juga dimanfaatkan oleh PalmCo untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja yang telah berjalan.

Evaluasi ini bertujuan untuk menutup setiap celah risiko yang mungkin masih ada di lapangan.

Upaya evaluasi mencakup penguatan pengawasan, pemanfaatan teknologi, serta integrasi sistem K3 ke dalam proses bisnis secara menyeluruh.

"Selama risikonya masih ada, pekerjaan keselamatan tidak pernah selesai", tegas Jatmiko.

Penulis :
Ahmad Yusuf