
Pantau - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mulai melaksanakan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kapal penumpang sebagai persiapan menghadapi masa angkutan Lebaran 2026.
Pemeriksaan ini dilakukan menyeluruh di seluruh Indonesia, dengan uji petik yang dimulai sejak 19 Januari hingga 19 Februari 2026.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Budi Mantoro, menegaskan pentingnya pemeriksaan ini menjelang puncak mobilitas masyarakat saat mudik Lebaran.
"Untuk Lebaran sendiri sudah mulai dilakukan ramp check", ujar Budi di Jakarta, Senin.
Menurutnya, waktu persiapan sangat terbatas karena jarak antara libur Natal-Tahun Baru dan Lebaran cukup berdekatan.
"Hanya tinggal beberapa bulan dari Natal-Tahun Baru ke angkutan Lebaran", kata Budi.
Pemeriksaan Serentak dan Fokus pada Wilayah Padat
Kemenhub melaksanakan uji petik secara serentak di 264 pelabuhan di seluruh Indonesia.
Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) mengambil peran langsung di 15 pelabuhan utama dengan volume penumpang tertinggi, salah satunya Batam.
Batam menjadi perhatian khusus karena melayani penumpang domestik, lintas negara, dan kapal cepat yang wajib memenuhi konvensi keselamatan internasional.
Saat ini, terdapat 107 unit kapal penumpang yang beroperasi di bawah pengawasan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam dan tersebar di lima pelabuhan penumpang.
Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan uji petik ini adalah langkah antisipatif pemerintah.
"Uji petik merupakan langkah antisipatif pemerintah untuk menjamin keselamatan pelayaran sejak dini, bukan sekadar kegiatan administratif rutin", ungkapnya.
Penekanan pada Keselamatan dan Kepatuhan Operator
Samsuddin juga mengingatkan bahwa seluruh operator kapal wajib memastikan semua peralatan keselamatan berfungsi optimal tanpa pengecualian.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara semua pihak terkait, termasuk regulator, operator kapal, dan nakhoda.
"Kami ingin pelayaran yang aman dan andal menjelang Lebaran, semua pihak harus patuh", ia mengungkapkan.
Melalui pelaksanaan uji petik ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap angkutan laut selama masa Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Harapan tersebut sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memilih transportasi laut sebagai moda perjalanan utama untuk mudik.
- Penulis :
- Arian Mesa







