Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Satpol PP DKI Siagakan 1.790 Personel untuk Amankan Jakarta Selama Mudik dan Libur Lebaran 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Satpol PP DKI Siagakan 1.790 Personel untuk Amankan Jakarta Selama Mudik dan Libur Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Satriadi Gunawan saat memberikan pengarahan kepada jajarannya di Jakarta, Jumat (13/3/2026). ANTARA/HO-Satpol PP DKI Jakarta.)

Pantau - Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta menyiagakan 1.790 personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama masa mudik hingga libur Lebaran 2026 di seluruh wilayah Jakarta.

Personel Satpol PP ditempatkan di berbagai wilayah Jakarta dengan sistem penugasan bergantian agar pengawasan dapat berlangsung selama 24 jam.

Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyampaikan hal tersebut dalam keterangan di Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama periode mudik Lebaran ketika banyak rumah warga ditinggalkan dalam keadaan kosong.

"Para personel ditempatkan di seluruh wilayah Jakarta. Penugasan dilakukan secara bergantian agar pengawasan dapat berlangsung selama 24 jam," ungkap Satriadi.

Satpol PP meminta jajaran di tingkat wilayah memperkuat koordinasi dengan aparat setempat serta unsur masyarakat.

Koordinasi tersebut dilakukan oleh Kepala Satuan Tugas kelurahan dengan lurah, TNI, Polri, serta pengurus RT dan RW.

Koordinasi ini bertujuan untuk melaksanakan woro-woro atau sosialisasi kepada masyarakat terkait keamanan lingkungan selama masa mudik.

Satpol PP mengimbau warga yang akan mudik agar memastikan rumah yang ditinggalkan dalam kondisi aman.

Warga juga diminta memberi informasi kepada lingkungan sekitar apabila akan meninggalkan rumah untuk mudik.

"Kalau bisa memang dititipkan, diinformasikan kepada lingkungan sekitar kalau memang sedang mudik," kata Satriadi.

Satpol PP juga akan meningkatkan intensitas patroli di lingkungan permukiman selama masa libur Lebaran.

Patroli turut dilakukan di berbagai titik keramaian di wilayah Jakarta.

Intensitas patroli yang sebelumnya hanya sekali dapat ditingkatkan menjadi dua hingga tiga kali.

Patroli dilakukan tidak hanya dengan melintas tetapi juga memantau kondisi keamanan secara langsung di lapangan.

"Mungkin patrolinya yang tadinya cuma sekali bisa dua kali atau tiga kali. Patrolinya juga memang harus berkualitas, jangan hanya sekadar lewat, tapi menyapa dan melihat bagaimana kondisi keamanan di sekitarnya," jelas Satriadi.

Pengawasan juga difokuskan pada kawasan wisata dan pusat keramaian.

Kawasan tersebut diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung setelah perayaan Lebaran.

Penulis :
Aditya Yohan