Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pelindo dan Polres Tanjung Perak Pastikan Legalitas Lahan Dapur MBG di Surabaya Sudah Inkrah

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Pelindo dan Polres Tanjung Perak Pastikan Legalitas Lahan Dapur MBG di Surabaya Sudah Inkrah
Foto: Sub Regional Head Jawa PT Pelindo Regional 3 Purwanto Widodo (tengah) memantau kondisi lahan yang digunakan operasional SPPG di Jalan Teluk Kumai Timur, Surabaya, Senin 26/1/2026 (sumber: ANTARA/Didik Suhartono)

Pantau - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Sub Regional Jawa bersama Polres Pelabuhan Tanjung Perak menegaskan bahwa lahan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Teluk Kumai Timur, Surabaya, telah memiliki status legal dan dasar hukum yang sah untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Legalitas Lahan Sudah Berkekuatan Hukum Tetap

Sub Regional Head Jawa PT Pelindo Regional 3, Purwanto Widodo, menjelaskan bahwa lahan yang digunakan SPPG merupakan bagian dari area Hak Pengelolaan Lahan (HPL) milik Pelindo yang telah dipastikan keabsahannya secara hukum.

"Sengketa lahan ini telah melalui seluruh proses hukum dengan putusan Pengadilan Nomor 865/Pdt.G/2017/PN Sby juncto Nomor 338/Pdt/2019/PT SBY juncto Nomor 306 K/Pdt/2021 juncto 71/X/2023/PN. Sby, telah berkekuatan hukum tetap, inkrah," ungkapnya.

Pelaksanaan eksekusi resmi atas lahan tersebut dilakukan oleh Pengadilan Negeri Surabaya melalui berita acara nomor 71/Eks/2023/PN Sby pada 21 Mei 2024.

Dengan eksekusi itu, penguasaan lahan oleh Pelindo dinyatakan sah secara hukum.

Pemanfaatan aset Pelindo untuk mendukung program MBG dilakukan melalui mekanisme kerja sama yang legal dan transparan.

Kerja sama ini tercantum dalam kontrak bernomor KS.02/15/8/2/D3.1/SR/RJWA-2025 tertanggal 15 Agustus 2025.

Dukung Ribuan Siswa, SPPG Tanjung Perak Berjalan Lancar

Kepala Bagian Logistik Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol Sudaryanto, mengatakan bahwa keberadaan SPPG di kawasan Teluk Kumai Timur telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Saat ini kami melayani pemenuhan kebutuhan gizi bagi 2.077 siswa dari jenjang taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga sekolah menengah atas setiap hari di wilayah Tanjung Perak," ia mengungkapkan.

Pengelolaan dapur gizi tersebut dilakukan oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Operasional SPPG untuk program MBG dipastikan berjalan baik dan lancar setiap harinya.

Pihak Polres menargetkan jumlah penerima manfaat ditingkatkan hingga 2.500 siswa pada tahap berikutnya, seiring dengan penguatan sarana dan dukungan lintas sektor.

"Semoga kami bisa terus mendukung program pemenuhan gizi nasional bagi generasi muda, terutama di wilayah Tanjung Perak Surabaya," ungkap Kompol Sudaryanto.

Penulis :
Leon Weldrick