
Pantau - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan pelaksanaan car free day (CFD) di 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia pada tahun 2029 sebagai upaya mendorong budaya hidup sehat dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga.
CFD merupakan hari bebas kendaraan bermotor yang dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, sekaligus mendukung pengurangan polusi udara di kawasan perkotaan.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memasukkan olahraga ke dalam keseharian masyarakat Indonesia.
"Kami ingin menargetkan ada car free day (CFD) di 514 kota sampai 2029. Karena kemarin 170 kota dan kemarin sebelum Covid berada di 220 kota," ungkapnya.
Bonus Demografi Jadi Modal Utama
Erick Thohir menekankan bahwa Indonesia sedang berada dalam masa bonus demografi dengan jumlah penduduk usia produktif yang besar.
Menurutnya, kondisi ini harus dimanfaatkan secara maksimal dengan cara mendekatkan akses olahraga kepada masyarakat di berbagai daerah.
Salah satu pendekatan yang dianggap paling efektif adalah dengan memperluas pelaksanaan CFD agar masyarakat memiliki ruang publik yang layak untuk beraktivitas fisik secara rutin.
Target Partisipasi Olahraga dan IPO 2029
Berdasarkan data Kemenpora tahun 2024, tingkat partisipasi olahraga masyarakat Indonesia baru mencapai 26,3%.
Angka tersebut jauh tertinggal dibandingkan negara lain seperti Singapura (55%), Inggris (60%), dan Jepang (70%).
Melalui perluasan CFD, Kemenpora menargetkan partisipasi olahraga nasional dapat meningkat menjadi 47,5% pada tahun 2029.
Selain itu, Kemenpora juga mencanangkan peningkatan Sport Development Index (IPO) dari angka saat ini, yaitu 0,32, menjadi 0,350 pada tahun 2029.
Kemenpora menilai bahwa CFD yang mudah diakses, terjangkau, dan inklusif dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup aktif.
- Penulis :
- Leon Weldrick







