Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pembangunan Huntara Capai 19,9 Persen, Ribuan Korban Banjir di Aceh Masih Menunggu Hunian Layak

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pembangunan Huntara Capai 19,9 Persen, Ribuan Korban Banjir di Aceh Masih Menunggu Hunian Layak
Foto: (Sumber: Kasatgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal Zakaria Ali (kiri) bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tengah). ANTARA/HO-Dok Pribadi..)

Pantau - Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh mencatat kemajuan signifikan dalam pembangunan hunian sementara (huntara) dan penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi korban bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh.

Ribuan Unit Huntara Masih Dalam Pengerjaan

Kasatgas Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh, Safrizal Zakaria Ali, menjelaskan bahwa total huntara yang direncanakan di seluruh Aceh mencapai 16.294 unit.

"Berdasarkan data sementara, total huntara yang direncanakan di seluruh Aceh mencapai 16.294 unit, dengan progres pembangunan yang terus bergerak signifikan di berbagai kabupaten/kota," ungkapnya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.248 unit atau sekitar 19,9 persen telah selesai dibangun.

Sementara itu, 13.046 unit sisanya atau sekitar 80,1 persen masih dalam proses pengerjaan di lapangan.

Seluruh tim teknis di berbagai kabupaten/kota disebut terus bekerja keras agar pembangunan huntara bisa segera rampung, mengingat banyak korban bencana masih tinggal di lokasi pengungsian tanpa kepastian tempat tinggal.

Di Aceh Tamiang, sekitar 1.000 unit huntara telah rampung, sementara 1.600-an unit lainnya sedang dikerjakan.

Aceh Utara mencatat 829 unit selesai dibangun, dengan 3.400-an unit masih dalam proses pembangunan.

Di wilayah lain, Pidie Jaya telah menyelesaikan 222 unit, Aceh Tengah 275 unit, dan Bener Meriah 200 unit dari ratusan unit yang direncanakan.

Penyaluran Dana Tunggu Hunian Masih Berproses

Selain pembangunan huntara, Safrizal juga menyampaikan perkembangan dalam penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga terdampak.

Total penerima DTH tercatat sebanyak 8.047 kepala keluarga (KK).

Dari jumlah itu, sekitar 4.000-an KK telah menerima bantuan, sedangkan 4.000-an KK lainnya masih dalam tahap finalisasi, termasuk pembukaan rekening dan proses verifikasi lapangan.

Sebanyak 12 kabupaten/kota telah mengajukan permintaan pembangunan huntara, dan 16 kabupaten/kota mengajukan permintaan untuk mendapatkan DTH.

Safrizal menegaskan bahwa pemerintah pusat bekerja ekstra dalam memastikan kelancaran seluruh proses mulai dari pendataan, percepatan pembangunan, hingga penyaluran bantuan.

Ia juga memastikan koordinasi intensif terus dilakukan antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait agar pembangunan huntara serta penyaluran DTH dapat segera dituntaskan.

"Penyintas banjir Aceh Utara menempati huntara kayu meskipun tidak memiliki akses listrik," kata Safrizal, menyoroti tantangan lain yang dihadapi warga di lapangan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Aceh tengah mempercepat pengadaan lahan hunian tetap (huntap) di 17 daerah terdampak bencana sebagai bagian dari solusi jangka panjang pemulihan pascabencana.

Penulis :
Ahmad Yusuf