
Pantau - Banjir setinggi sekitar 40 sentimeter menghambat aktivitas warga dan melumpuhkan arus lalu lintas di ruas Jalan Bujana Tirta, Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, pada Kamis pagi.
Genangan air terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Jakarta sejak Rabu malam hingga Kamis dini hari.
Kondisi banjir menyebabkan jalan sulit dilalui kendaraan dalam beberapa waktu, terutama pada jam berangkat kerja.
Seorang pengendara sepeda motor bernama Jaka, 37 tahun, mengungkapkan gangguan lalu lintas akibat genangan air.
"Iya, karena banjir, jadi arus lalu lintas di jalan juga susah, gak bisa dilalui kendaraan dalam beberapa waktu," ungkap Jaka.
Sejumlah pengendara sepeda motor terpaksa menghentikan perjalanan dan menepi untuk menghindari kerusakan mesin.
Sebagian pengendara tetap menerobos banjir meskipun berisiko mengalami mogok.
Banyak sepeda motor dilaporkan mogok karena air masuk ke dalam mesin dan knalpot.
"Keadaannya begini, harus tetap kerja, tapi jalanan banjir, jadi kita terobos. Eh, malah air masuk knalpot, jadinya ga nyala mesin," ungkap Jaka.
Situasi tersebut memicu antrean kendaraan dan kemacetan di sekitar lokasi banjir.
Aktivitas warga di sekitar Jalan Bujana Tirta ikut terdampak akibat genangan air yang belum surut.
Para pekerja yang biasa melintasi jalan tersebut terpaksa mencari jalur alternatif.
Sebagian warga memilih menunggu air surut sebelum melanjutkan perjalanan.
Beberapa pekerja dilaporkan terlambat tiba di tempat kerja akibat kondisi jalan tergenang.
Banjir terjadi karena tingginya curah hujan serta saluran drainase yang sempit dan tidak mampu menampung volume air.
Luapan air dari drainase menyebabkan genangan meluas hingga ke badan jalan.
Petugas masih melakukan pemantauan di lokasi dan pengendara diimbau meningkatkan kewaspadaan serta menghindari ruas jalan rawan genangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta melaporkan sebanyak 17 rukun tetangga di Jakarta Timur dan Jakarta Barat terendam banjir.
Ketinggian air di wilayah terdampak dilaporkan berkisar antara 30 sentimeter hingga 1,5 meter.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.
"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," ungkap Mohamad Yohan.
Banjir disebabkan hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu.
Hujan tersebut menyebabkan kenaikan status Bendung Katulampa menjadi Waspada atau Siaga 3.
Sejumlah pos pantau mencatat peningkatan debit air yang memicu luapan Sungai Ciliwung dan Kali Pesanggrahan.
Luapan sungai tersebut mengakibatkan genangan di permukiman warga dengan ketinggian di Jakarta Timur mencapai 1,3 hingga 1,5 meter dan di Jakarta Barat rata-rata 30 sentimeter.
"Penyebab curah hujan tinggi dan luapan Sungai Ciliwung serta Kali Pesanggrahan," ungkap Mohamad Yohan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







