
Pantau - Pemerintah menggencarkan modernisasi dan pembangunan infrastruktur di Provinsi Jawa Timur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi domestik seiring besarnya jumlah penduduk dan peran strategis wilayah tersebut dalam rantai perekonomian nasional.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuan antara Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Kantor Sekretariat Kabinet Jakarta pada Rabu (28/1/2026).
Fokus Infrastruktur dan Konektivitas Ekonomi
Sekretariat Kabinet menyampaikan bahwa Jawa Timur merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia yang mencapai sekitar 41 juta jiwa.
Modernisasi dan kemajuan infrastruktur Jawa Timur dinilai memiliki peran sangat strategis dalam mempercepat perputaran rantai ekonomi di wilayah tersebut.
Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana modernisasi dan pembangunan infrastruktur yang difokuskan terutama di Kota Surabaya.
Tujuan utama pembangunan infrastruktur tersebut adalah memperkuat konektivitas dan meningkatkan efisiensi perputaran ekonomi.
Infrastruktur yang memadai dinilai sebagai prasyarat penting untuk menggerakkan aktivitas industri, perdagangan, dan jasa.
Sekretariat Kabinet kembali menegaskan posisi strategis Jawa Timur dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang ditopang oleh jumlah penduduk sekitar 41 juta jiwa.
Dukungan Presiden dan Program Strategis Nasional
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto disebut memberikan perhatian khusus terhadap pelaksanaan program-program pembangunan di Jawa Timur.
Perhatian tersebut bertujuan agar program dapat memberikan dampak yang cepat dan merata bagi seluruh masyarakat Jawa Timur.
Selain pembangunan infrastruktur, pertemuan juga menyoroti kemajuan sejumlah program strategis pemerintah.
Program strategis yang dibahas meliputi Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, Swasembada Pangan, dan Program Makan Bergizi Gratis.
Program-program tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi ekonomi daerah serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- Penulis :
- Aditya Yohan








