Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Proyek Rp1,7 Triliun di Tepi Sungai Samarinda Siap Percantik Kota dan Dongkrak Ekonomi Warga

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Proyek Rp1,7 Triliun di Tepi Sungai Samarinda Siap Percantik Kota dan Dongkrak Ekonomi Warga
Foto: (Sumber: Kawasan Kelurahan Selili, Samarinda. Pemprov Kaltim bakal mempercantik kawasan tepi sungai Samarinda yang menjorok antara Selili dan Jembatan Mahkota II. ANTARA/Ahmad Rifandi.)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membidik pembangunan kawasan tepi sungai di Samarinda, tepatnya antara Selili dan Jembatan Mahkota II, dengan proyeksi anggaran mencapai Rp1,7 triliun.

Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat keramaian baru yang akan dilengkapi dengan amphitheater dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Kepala Dinas PUPR-Pera Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyampaikan bahwa seluruh tahapan perencanaan awal telah rampung, termasuk studi kelayakan (feasibility study) dan Detail Engineering Design (DED).

Konsep Modern dan Potensi Ekonomi

Pengembangan kawasan ini mencakup pembangunan jalan tembus hingga Jembatan Mahkota II serta jalur pedestrian yang luas untuk olahraga dan aktivitas publik seperti swafoto.

Meski perencanaan teknis sudah matang, realisasi fisik proyek masih terkendala pendanaan karena kondisi fiskal daerah yang menantang.

Pemerintah daerah juga mengakui adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat, sehingga harus memprioritaskan program yang paling mendesak.

Dari sisi sosial, proyek ini dinilai tidak akan menimbulkan konflik karena dibangun di sisi sungai dan tidak memerlukan relokasi warga.

Sebaliknya, pembangunan kawasan ini diyakini mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar serta menciptakan akses jalan besar yang lebih layak.

Peluang Kolaborasi dengan Pusat

Untuk menyiasati kendala anggaran, Pemprov Kaltim membuka peluang kolaborasi pendanaan dengan pemerintah pusat di luar skema APBD.

Proyek ini juga dianggap strategis karena berfungsi sebagai jalur pintas vital dari kawasan pelabuhan ke Jembatan Mahkota II, sekaligus mempercantik wajah kota Samarinda.

“Mungkin saja kalau pusat tertarik untuk membangun bersama, apalagi ini juga jadi jalur pintas dari kawasan pelabuhan ke Mahkota,” ujar Aji Muhammad Fitra Firnanda.

Penulis :
Gerry Eka