Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menteri Lingkungan Hidup Tekankan Peran Rumah Tangga sebagai Kunci Atasi Darurat Sampah Nasional

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menteri Lingkungan Hidup Tekankan Peran Rumah Tangga sebagai Kunci Atasi Darurat Sampah Nasional
Foto: (Sumber: Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq (kanan) dalam peninjauan ke Bank Sampah Induk (BSI) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Minggu (1/2/2026) ANTARA/HO-KLH/am..)

Pantau -  Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengingatkan pentingnya peran rumah tangga sebagai kunci utama dalam memutus rantai darurat sampah nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Hanif Faisol Nurofiq setelah melakukan inspeksi ke Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Minggu 1 Februari 2026.

Kunjungan itu bertujuan memverifikasi konsistensi pengelolaan sampah berbasis masyarakat untuk mendukung implementasi ekonomi sirkular di tingkat tapak.

Rumah Tangga Jadi Sumber Utama Sampah

Berdasarkan data teknis, komposisi sampah di Kabupaten Ciamis didominasi oleh sisa makanan.

Persentase sampah sisa makanan di Kabupaten Ciamis tercatat mencapai 38 persen.

Sumber sampah terbesar berasal dari rumah tangga dengan kontribusi mencapai 49 persen.

Data tersebut menjadi dasar argumentasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup bahwa intervensi di tingkat rumah tangga merupakan keharusan.

Intervensi dari hulu dinilai penting untuk mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir.

Pengurangan sampah organik sejak dari sumber dinilai dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah nasional.

Ciamis Unggul dalam Penilaian Adipura 2026

Kabupaten Ciamis tercatat sebagai daerah dengan nilai tertinggi dalam penilaian Adipura 2026.

Capaian tersebut menjadikan Ciamis sebagai satu-satunya daerah dari 514 kabupaten dan kota yang memperoleh nilai tertinggi.

Penilaian dilakukan berdasarkan pemantauan selama satu tahun penuh.

Aspek penilaian meliputi kebijakan pengelolaan sampah, penganggaran, dan pengelolaan sumber daya manusia.

Pengelolaan bank sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle atau TPS 3R juga menjadi bagian penilaian.

Partisipasi publik yang masif dinilai sebagai salah satu keunggulan utama Kabupaten Ciamis.

Verifikasi Lapangan dan Tantangan Teknologi

Menteri Lingkungan Hidup juga memantau langsung pengelolaan sampah harian di Pasar Ciamis.

Di lokasi tersebut dilakukan evaluasi pemilahan sampah dan pengolahan sampah organik.

Metode pengolahan yang digunakan antara lain maggot dan pengomposan.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pedagang pasar dinilai penting dalam menekan volume sampah harian.

Sinergi tersebut menjadi indikator kinerja utama dalam penilaian pengelolaan sampah nasional.

Hanif menekankan bahwa pencapaian Kabupaten Ciamis harus dijaga melalui konsistensi yang ketat.

Verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kesesuaian data dengan praktik nyata di lapangan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup juga menyoroti perlunya peningkatan teknologi pengolahan sampah bernilai rendah.

Peningkatan teknologi dinilai penting agar seluruh residu sampah dapat terkelola tanpa sisa.

Penulis :
Aditya Yohan