
Pantau - Indonesia dan Slovakia menyepakati dimulainya kerja sama strategis melalui program pertukaran pelajar sebagai langkah awal memperkuat hubungan bilateral di berbagai sektor.
Pendidikan Jadi Fondasi Kerja Sama
Menteri Luar Negeri Slovakia, Juraj Blanar, menyatakan bahwa kerja sama strategis antara Indonesia dan Slovakia akan diawali dari bidang pendidikan.
"Segala hal bermula dari pendidikan," ungkapnya.
Slovakia menawarkan pengalaman terbaik mereka dalam sektor pendidikan, khususnya di bidang teknik.
Program pertukaran pelajar ini diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia di berbagai bidang prioritas.
Fokus utama yang ditawarkan Slovakia mencakup infrastruktur, tenaga listrik, serta pengelolaan air, limbah, dan sampah.
Selain itu, Slovakia juga membuka peluang kerja sama di bidang tenaga nuklir.
Dukungan Studi Ilmu Nuklir dan Pembentukan Komisi Bersama
Juraj Blanar mengungkapkan bahwa negaranya memiliki keahlian panjang dalam pengelolaan tenaga nuklir.
"Kami memiliki pengalaman lebih dari 60 tahun dalam membangun, mengoperasikan, dan juga menangani beberapa kecelakaan dan penonaktifan pembangkit listrik tenaga nuklir," ia mengungkapkan.
Slovakia menawarkan program studi di bidang ilmu nuklir untuk mendukung pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Indonesia.
Untuk memperkuat kerja sama ekonomi, Indonesia dan Slovakia sepakat membentuk komisi bersama.
Kedua negara juga akan memfokuskan kerja sama pada beberapa prioritas agar hasilnya lebih terarah dan efektif.
Di sektor pariwisata, Slovakia menyatakan minat untuk memperkuat kolaborasi dengan Indonesia.
Slovakia bahkan berencana membuka konsulat kehormatan di Bali guna mendukung sektor tersebut.
"Anda dapat mengandalkan kami sebagai anggota Uni Eropa untuk mendukung semua inisiatif dan semua kegiatan yang sedang berjalan saat ini antara Uni Eropa dan Indonesia," ujar Blanar.
Kedua negara sepakat untuk segera menyelesaikan perjanjian kemitraan strategis dan menandatanganinya di Slovakia.
"Kunjungan itu sudah direncanakan tahun lalu tetapi ada penjadwalan ulang jadwalnya. Kami akan siap untuk menyambut Presiden Anda di Slovakia dan menandatangani kemitraan strategis ini sebagai bukti nyata penguatan kerja sama," tambahnya.
Blanar juga menyampaikan terima kasih kepada Indonesia atas dukungan terhadap pencalonan Slovakia sebagai anggota Dewan Keamanan PBB periode 2028–2029.
Ia turut menghargai dukungan Indonesia di berbagai organisasi multilateral lainnya.
- Penulis :
- Shila Glorya





