Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Megawati Bahas Peluang Kerja Sama Riset dan Teknologi Pengolahan Air dengan Putra Mahkota Abu Dhabi

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Megawati Bahas Peluang Kerja Sama Riset dan Teknologi Pengolahan Air dengan Putra Mahkota Abu Dhabi
Foto: Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (sumber: PDIP)

Pantau - Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, membahas peluang kerja sama strategis dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Khaled Bin Mohamed Bin Zayed Al Nahyan, dalam pertemuan di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan, Abu Dhabi, pada Rabu waktu setempat.

Fokus pada Riset dan Teknologi Air

Pertemuan ini menitikberatkan pada kemungkinan kolaborasi di bidang riset dan teknologi pengolahan air.

Megawati menyampaikan bahwa ini merupakan pertemuan keduanya dengan Sheikh Khaled setelah sebelumnya ia diundang dalam pertemuan khusus bersama keluarga pendiri Uni Emirat Arab.

"Karena waktu yang pertama itu beliau menanyakan Indonesia itu bagaimana. Dan tadi ditanyakan kembali, beliau ternyata (mengingat) dari pembicaraan yang pertama, saya menceritakan kalau saya memegang BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional)," ungkapnya.

Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, Megawati menjelaskan bahwa Putra Mahkota menunjukkan ketertarikan kuat terhadap potensi riset di Indonesia.

Ia pun menerangkan bahwa BRIN memiliki cakupan riset yang sangat luas.

"Saya harus menceritakan bahwa di BRIN itu ada 12 bagian, ada masalah pangan, flora fauna, dan lain sebagainya. Sehingga tentunya bisa kemungkinan menjadi sebuah pemikiran dari beliau kalau mau mengadakan kerja sama itu di dalam bidang-bidang apa saja," ia mengungkapkan.

Ketertarikan pada Teknologi Desalinasi UEA

Megawati juga mengutarakan kekagumannya terhadap pengelolaan air di Abu Dhabi, yang berhasil diterapkan di tengah kondisi geografis gurun pasir.

"Kalau saya menanyakan kepada beliau, di sini ternyata kalau kita lihat kan ini tadinya gurun pasir, tapi kok bisa ada air mancur dan lain sebagainya," katanya.

Ia menyadari bahwa Uni Emirat Arab telah memanfaatkan teknologi desalinasi air laut secara besar-besaran.

"Rupanya di sini sudah dilakukan pengolahan dari desalinasi air laut. Nah, mungkin kemungkinan itulah yang akan kami bahas lebih dalam," ujarnya.

Meski membahas topik serius seperti riset dan kerja sama politik, Megawati menyebut suasana pertemuan berlangsung hangat dan cair.

"Tadi saya tanya (staf), soalnya enggak lihat jam. Ternyata satu jam. Saya pikir kayaknya cepat banget. Ya karena beliau banyak bertanya, saya jadi banyak menjawab," jelasnya.

Megawati menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat dari pihak Putra Mahkota.

"Sangat bersahabat sekali. Saya tentunya sangat bangga dan berterima kasih. Sebagai anak bangsa, Indonesia dengan Uni Emirat Arab ini kan sudah dari dulu punya hubungan. Mudah-mudahan ini pun akan lebih membahas dan lebih dalam," ujarnya menutup.

Penulis :
Leon Weldrick