Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kemensos Salurkan Santunan Tahap Pertama kepada 23 Ahli Waris Korban Longsor di Bandung Barat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemensos Salurkan Santunan Tahap Pertama kepada 23 Ahli Waris Korban Longsor di Bandung Barat
Foto: (Sumber: Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono saat mengunjungi posko Longsor Cisarua di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat pada Jumat (6/2/2026). ANTARA/Ilham Nugraha.)

Pantau - Kementerian Sosial menyalurkan santunan kepada 23 ahli waris korban meninggal dunia akibat tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Penyaluran ini merupakan bagian dari tahap pertama bantuan yang diberikan oleh Kemensos melalui Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono.

Santunan Dibagi dalam Dua Tahap

Santunan tahap pertama diberikan kepada 21 ahli waris dari Desa Pasirlangu dan 2 ahli waris dari Desa Sukajaya, Kecamatan Lembang.

"Untuk tahap pertama ini kami menyalurkan santunan kepada 23 ahli waris karena belum semuanya terdata, santunan akan dibagi menjadi dua tahap," ungkap Agus Jabo Priyono.

Sisa santunan akan disalurkan pada tahap selanjutnya setelah data tambahan diajukan oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

Nilai total bantuan santunan yang telah disalurkan mencapai sekitar Rp1,1 miliar.

Jika digabungkan dengan biaya operasional dapur umum, total intervensi Kemensos di Kecamatan Cisarua mencapai sekitar Rp2 miliar.

Kebutuhan Dasar Pengungsi Terpenuhi

Wamensos menegaskan bahwa seluruh kebutuhan dasar pengungsi telah dipastikan terpenuhi, termasuk makanan, tempat tinggal sementara, pakaian, dan tempat tidur.

"Alhamdulillah, setelah kami cek langsung kebutuhan pengungsi dalam kondisi baik. Anak-anak juga kami lihat stabil secara psikologis, tidak tertekan, dan tetap ceria," ia mengungkapkan.

Kemensos juga telah mendirikan dapur umum dan menyalurkan bantuan logistik kepada para pengungsi di lokasi terdampak.

"Bantuan ini merupakan bagian dari intervensi tanggap darurat Kemensos untuk memastikan pengungsi mendapatkan layanan dasar yang layak," ujar Agus Jabo Priyono.

Untuk penanganan pasca-bencana, pemerintah daerah akan melakukan evaluasi dan asesmen setelah masa tanggap darurat selesai.

Jika anggaran daerah tidak mencukupi, penanganan akan dinaikkan ke tingkat provinsi, bahkan pemerintah pusat siap turun tangan jika dibutuhkan.

Wamensos turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban longsor.

Ia juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah terlibat aktif dalam penanganan bencana longsor di Bandung Barat.

Penulis :
Aditya Yohan