Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pembangunan Aula STA dan SMTK Tom Bozeman Ditarget Rampung Agustus 2026, Kemendagri Minta Dukungan Masyarakat

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pembangunan Aula STA dan SMTK Tom Bozeman Ditarget Rampung Agustus 2026, Kemendagri Minta Dukungan Masyarakat
Foto: Wamendagri RI Ribka Haluk bersalaman dengan warga dan penghuni di STA dan SMTK Tom Bozeman Sinakma Wamena saat melakukan kunjungan kerja di Wamena, Jumat 6/2/2026 (sumber: ANTARA/Yudhi Efendi)

Pantau - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia memastikan bahwa pembangunan Aula STA dan SMTK Tom Bozeman di Sinakma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya akan rampung pada Agustus 2026.

Wamendagri Tinjau Lokasi, Pembangunan Dimulai Februari

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek pada Jumat, 6 Februari 2026.

Ribka hadir mewakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait untuk mengecek langsung kesiapan pembangunan aula.

Ia menyampaikan bahwa jika tidak ada kendala atau hambatan di lokasi, maka pembangunan aula akan segera dimulai bulan ini.

"Kami targetkan pembangunan aula tersebut akan selesai dikerjakan pada bulan Agustus 2026. Untuk itu, kami minta dukungan semua pihak khususnya masyarakat di sini," ungkapnya.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman RI telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk proyek pembangunan ini.

Ribka menyampaikan bahwa pada hari Senin mendatang, alat berat akan mulai meratakan lokasi sebagai tahap awal pengerjaan fisik.

Ia juga meminta dukungan dan kerja sama dari masyarakat sekitar agar proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai target.

Nama Aula Masih Dibahas, Usulan Nama "Prabowo Subianto" Muncul

Untuk saat ini, nama aula direncanakan tetap menggunakan nama Aula STA dan SMTK Tom Bozeman.

Namun, dalam kunjungan sebelumnya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait sempat secara spontan mengusulkan nama "Prabowo Subianto" untuk aula tersebut.

Penggunaan nama tersebut masih akan dikoordinasikan lebih lanjut kepada Presiden Prabowo Subianto, apakah beliau bersedia namanya digunakan atau tidak.

Ribka kembali menegaskan pentingnya dukungan dari masyarakat lokal agar pembangunan aula ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.

Penulis :
Arian Mesa