
Pantau - Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar) membangun sejumlah sumur di wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi masyarakat.
Pembangunan sumur ini dilakukan langsung oleh personel Polda Sumbar yang terlibat dalam penyiapan lokasi, pengangkutan peralatan, hingga proses penggalian.
Informasi ini disampaikan oleh Tim Media Presiden dalam keterangan resmi di Jakarta pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memerintahkan jajarannya untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan warga yang terdampak bencana, terutama air bersih.
"Presiden menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar seperti air bersih bagi warga terdampak," ungkap Tim Media Presiden.
Pembangunan Sumur di Beberapa Titik Strategis
Salah satu titik pembangunan sumur berada di Masjid Al-Ukhuwah Padang Landua, Jorong Kampung Tangah Barat, Nagari Salareh Air Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Selain itu, sumur juga dibangun di tiga lokasi lain, yaitu di Kantor Wali Nagari Salareh Aia Timur, Pasar Koto Alam, serta Panti Asuhan Aisyiyah Cabang Salareh Aia, yang semuanya berada di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Upaya Berkelanjutan Pulihkan Dampak Bencana
Pembangunan sumur ini merupakan bagian dari upaya pemulihan wilayah terdampak bencana yang terus dilakukan oleh pemerintah bersama aparat di lapangan.
"Kami akan terus mendukung pemulihan wilayah dan memastikan kebutuhan dasar warga, seperti air bersih, bisa terpenuhi," ujar perwakilan Polda Sumbar dalam pernyataan tertulis.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret sinergi antara aparat keamanan dan pemerintah dalam menangani dampak bencana secara langsung dan cepat.
- Penulis :
- Shila Glorya







