Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Polda Kepri Perketat Pengawasan Pangan Menjelang Imlek dan Ramadhan untuk Cegah Lonjakan Harga

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Polda Kepri Perketat Pengawasan Pangan Menjelang Imlek dan Ramadhan untuk Cegah Lonjakan Harga
Foto: Ketua Pelaksana Satgas Pangan Polda Kepri yang juga Ditreksrimsus Polda Kepri Kombes Pol. Silvester Simamora (sumber: ANTARA/Laily Rahmawaty)

Pantau - Polda Kepulauan Riau memperketat pengawasan terhadap distribusi dan mutu pangan menjelang Imlek, Ramadhan, dan Idul Fitri guna menjaga stabilitas harga, ketersediaan barang, serta keamanan pangan di wilayahnya.

Langkah ini dilaksanakan oleh Satgas Pangan Polda Kepri yang dipimpin oleh Kombes Pol. Silvester Simamora dari Ditreskrimsus Polda Kepri.

Pengawasan difokuskan pada 14 komoditas pangan pokok yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Acuan Penjual (HAP).

Pengujian laboratorium turut dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan adanya kandungan bahan berbahaya dalam bahan pangan yang beredar di pasar.

Sinergi Lintas Instansi Awasi Distribusi Pangan

Pengawasan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, melibatkan Badan Pangan Nasional, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Bea Cukai, serta Satgas Pangan di jajaran Polres wilayah Kepulauan Riau.

"Seluruh pihak telah menyepakati komitmen bersama dalam pengawasan mutu, harga, dan keamanan pangan," ungkap Kombes Pol. Silvester Simamora.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa distribusi pangan tidak terhambat dan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

Cuaca Ekstrem dan Distribusi Picu Kenaikan Harga

Sejumlah wilayah kepulauan mengalami fluktuasi harga akibat cuaca ekstrem dan gangguan distribusi, terutama pada komoditas seperti cabai, tomat, dan telur ayam.

Satgas Pangan menyatakan penanganan terhadap pelanggaran dilakukan secara bertahap, dimulai dari pembinaan hingga penindakan hukum apabila ditemukan unsur kesengajaan yang merugikan konsumen.

Sementara itu, pantauan harga di salah satu pasar Kecamatan Batam Kota menunjukkan kenaikan signifikan pada beberapa komoditas.

Cabai rawit merah dijual Rp95.000 per kilogram, cabai rawit biasa Rp70.000/kg, dan cabai merah keriting Rp60.000/kg.

Timun mengalami lonjakan harga dari Rp12.000 menjadi Rp23.000/kg, sedangkan jagung mencapai Rp20.000/kg dan telur ayam Rp58.000 per papan.

Tomat hijau juga mengalami kenaikan dari harga biasanya Rp22.000/kg menjadi Rp25.000/kg.

Kondisi ini menegaskan pentingnya peran Satgas Pangan dalam menjaga harga tetap stabil dan pasokan pangan aman selama periode hari besar keagamaan.

Penulis :
Shila Glorya