Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ribuan Santri Pulang dari Pesantren Sukorejo, Polres Situbondo Kerahkan Pengamanan Gabungan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Ribuan Santri Pulang dari Pesantren Sukorejo, Polres Situbondo Kerahkan Pengamanan Gabungan
Foto: (Sumber: Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo KHR Ahmad Azaim Ibrahimy melepas kepulangan santri menggunakan bus. Minggu (8/2/2026) ANTARA/HO-Polres Situbondo.)

Pantau - Polres Situbondo menerjunkan personel gabungan untuk mengamankan kepulangan ribuan santri dari Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo pada libur Ramadhan 2026, Minggu, 8 Februari 2026.

Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan para santri serta wali santri yang menjemput.

"Kehadiran Polri di lapangan adalah untuk memastikan tradisi kepulangan santri tahun ini berjalan tertib, aman, lancar, dan tanpa kendala," ujar Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie.

Fokus Pengamanan: Jalur Pantura dan Titik Rawan Kemacetan

Fokus utama pengamanan berada di jalur utama pantura, terutama wilayah Banyuputih yang mengalami peningkatan volume kendaraan selama masa kepulangan santri.

Personel disebar di titik-titik rawan kemacetan, kantong parkir, serta area pemberangkatan bus rombongan untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan kenyamanan proses kepulangan.

Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Satlantas Polres Situbondo, Polsek Banyuputih, Koramil, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Situbondo.

Selain mengatur lalu lintas, petugas juga memberikan imbauan keselamatan berkendara kepada sopir bus dan wali santri.

"Keselamatan santri adalah prioritas utama, kami juga berkoordinasi dengan pihak keamanan internal pesantren agar seluruh proses kepulangan ini terpantau dengan baik. Alhamdulillah, hingga seluruh rombongan berangkat, situasi terpantau aman dan sangat kondusif," jelas Kapolres.

Bagian dari Tradisi Mudik Santri, Polisi Pastikan Pelayanan Maksimal

Tradisi mudik santri menjelang Ramadhan merupakan agenda rutin tahunan yang melibatkan ribuan orang dan berdampak pada arus lalu lintas di sekitar kawasan pesantren.

Pengamanan ini menjadi bagian dari upaya pelayanan publik Polri untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, tanpa mengganggu pengguna jalan lainnya.

Kepolisian memastikan dukungan penuh terhadap tradisi keagamaan tersebut dengan pendekatan humanis dan kolaboratif bersama instansi terkait.

Penulis :
Gerry Eka