Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Dubes Kanada: Peran Global Indonesia Selaras dengan Visi Kanada untuk Masa Depan yang Tangguh dan Sejahtera

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Dubes Kanada: Peran Global Indonesia Selaras dengan Visi Kanada untuk Masa Depan yang Tangguh dan Sejahtera
Foto: (Sumber: Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton (kedua kanan) dalam forum Konferensi Canada in Asia (CIAC) 2026 di Singapura, Selasa (10/2/2025). ANTARA FOTO/Asri Mayang Sari..)

Pantau - Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, menyatakan bahwa peran global Indonesia saat ini sejalan dengan visi Kanada dalam membangun masa depan yang tangguh, aman, dan sejahtera, khususnya di tengah tantangan geopolitik dan perubahan iklim global.

Indonesia Dinilai sebagai Mitra Strategis dalam Forum CIAC 2026

Pernyataan tersebut disampaikan Dutton dalam forum Canada in Asia Conference (CIAC) 2026 yang berlangsung di Singapura pada Rabu, 11 Februari 2026.

"Meningkatnya peran global Indonesia kini beririsan langsung dengan visi Kanada dalam membangun masa depan yang lebih tangguh, aman, dan sejahtera," ungkapnya.

Menurut Dutton, Indonesia saat ini tampil sebagai kekuatan global yang dinamis di tengah situasi dunia yang diwarnai persaingan geopolitik, fragmentasi ekonomi, dan tekanan perubahan iklim.

Ia juga mengutip pandangan Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, mengenai pendekatan variable geometry, yaitu bentuk kemitraan yang fleksibel dan disesuaikan berdasarkan isu, kepentingan bersama, kepercayaan, dan kapasitas.

"Dalam pandangan saya, hubungan Kanada dengan Indonesia merupakan perwujudan yang jelas dari pendekatan tersebut yang bersifat pragmatis, strategis, dan berorientasi ekonomi," ujarnya.

Potensi Besar Indonesia dalam Ekonomi Global dan Hubungan Bilateral

Dutton menyebut Indonesia sebagai suara penting dari Global Selatan yang percaya diri dan berpengaruh, sekaligus sebagai salah satu ekonomi besar yang sedang berkembang.

"Bagi Kanada, yang berupaya mendiversifikasi hubungan komersial, memperkuat tatanan internasional berbasis aturan, serta menjaga keamanan jangka panjang, Indonesia memiliki arti yang sangat penting," kata Dutton.

Indonesia juga dinilai memiliki kekuatan besar di sektor pertanian dan mineral strategis seperti nikel, minyak sawit, dan karet.

"Secara ekonomi, Indonesia jelas merupakan kekuatan komersial utama, di mana perekonomian Indonesia tumbuh di atas 5 persen per tahun dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara," tambahnya.

Ia menyebut proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sangat menjanjikan, dengan prediksi akan masuk lima besar ekonomi dunia pada 2050.

Meski demikian, ia mengakui bahwa nilai perdagangan bilateral RI-Kanada masih tergolong moderat, yakni sekitar 5,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp92,6 triliun per tahun.

Namun, angka tersebut tumbuh lebih dari 9 persen dibanding tahun sebelumnya, dan dinilai memiliki potensi untuk terus meningkat.

Dutton menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Kanada berada dalam posisi strategis untuk mempererat hubungan dengan Indonesia di berbagai sektor, baik ekonomi maupun geopolitik.

Penulis :
Aditya Yohan