Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Ekonomi

IHSG Menguat ke 8.152,79, Ditopang Sentimen Fiskal Domestik dan Harapan Pasar terhadap Kebijakan The Fed

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

IHSG Menguat ke 8.152,79, Ditopang Sentimen Fiskal Domestik dan Harapan Pasar terhadap Kebijakan The Fed
Foto: (Sumber: Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (12/12/2025). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada level 8.660 atau naik 0,46 persen. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bar.)

Pantau - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi, 11 Februari 2026, naik sebesar 21,05 poin atau 0,26 persen ke level 8.152,79.

Stabilitas Fiskal Dorong Kepercayaan Investor Domestik

Indeks LQ45, yang berisi 45 saham unggulan, turut menguat 0,99 poin atau 0,12 persen ke posisi 830,42.

"Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance 7.800–8.320," ujar analis pasar.

Penguatan ini didorong oleh kombinasi sentimen positif dari dalam negeri dan global.

Dari sisi domestik, penguatan IHSG ditopang oleh strategi pemerintah dalam memperkuat penerimaan pajak dan menjaga keseimbangan fiskal, antara lain:

  • Menjaga defisit APBN tetap di bawah 3 persen Produk Domestik Bruto (PDB)
  • Meningkatkan tax ratio menjadi 11–12 persen pada 2026
  • Memberikan ruang fiskal yang luas tanpa menambah utang secara agresif

Namun, pengawasan dan penertiban pajak dalam jangka pendek berpotensi menambah beban kepatuhan bagi pelaku usaha.

Karena itu, pemerintah juga diminta untuk menyiapkan insentif, agar pertumbuhan ekonomi tidak terhambat.

Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Dovish The Fed

Dari mancanegara, pelaku pasar menantikan rilis data tenaga kerja Amerika Serikat seperti Nonfarm Payrolls dan Average Hourly Earnings yang diperkirakan membaik.

Data tersebut akan menjadi indikator penting bagi arah kebijakan suku bunga bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Presiden The Fed Cleveland, Beth Hammack, menyatakan bahwa suku bunga kemungkinan akan dipertahankan lebih lama.

Senada, Presiden The Fed Dallas, Lorie Logan, juga mendukung agar Fed Funds Rate tidak diubah dalam waktu dekat, kecuali jika pasar tenaga kerja menunjukkan pelemahan signifikan.

Keduanya merupakan anggota voting dalam pertemuan FOMC The Fed yang dijadwalkan berlangsung pada 17–18 Maret 2026.

Bursa Regional Ikut Menguat, Nikkei Libur

Sementara itu, pasar saham AS pada perdagangan Selasa, 10 Februari 2026, menunjukkan kinerja yang bervariasi:

  • Dow Jones naik 0,10 persen ke 50.188,14
  • S&P 500 turun 0,33 persen ke 6.941,81
  • Nasdaq turun 0,56 persen ke 25.127,64
  • Pada Rabu pagi, bursa Asia turut menguat:
  • Shanghai naik 0,13 persen ke 4.133,60
  • Hang Seng naik 0,18 persen ke 27.231,03
  • Strait Times naik 0,06 persen ke 4.967,41

Bursa saham Jepang (Nikkei) tidak beroperasi karena Hari Pendirian Nasional.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG mencerminkan kepercayaan pasar terhadap stabilitas fiskal nasional serta harapan bahwa The Fed akan bersikap dovish menyikapi data ekonomi terbaru.

Penulis :
Ahmad Yusuf