
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui jumlah Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Dinas Bina Marga masih kurang untuk menangani jalan berlubang di seluruh wilayah ibu kota.
Pramono menyebut Bina Marga saat ini memiliki kurang lebih 750 PJLP dan menilai jumlah tersebut sangat kurang.
Pramono menyampaikan jika jumlah itu dibagi untuk lima kota dan satu kabupaten, maka kondisinya “sangat kurang sekali” untuk penanganan jalan berlubang.
Pramono menyampaikan pernyataan itu saat dijumpai di kawasan Jakarta Barat, Kamis.
Pramono menyatakan telah menyetujui penambahan PJLP Dinas Bina Marga untuk membantu menangani jalan berlubang di Jakarta.
Pramono mengatakan, “Untuk PJLP jumlahnya berapa nanti akan diputuskan, tetapi memang dalam rapat saya sudah menyetujui untuk penambahan PJLP Bina Marga.”
Pramono menyebut jumlah anggota baru yang dibutuhkan masih dalam tahap perhitungan oleh Dinas Bina Marga.
Dinas Bina Marga akan menentukan kebutuhan tambahan PJLP bersama Asisten Pembangunan dan Sekretaris Daerah.
Penambahan PJLP disebut diarahkan untuk memperkuat penanganan jalan berlubang di seluruh wilayah Jakarta.
Dinas Bina Marga DKI Jakarta menambal 1.725 titik jalan rusak di wilayah Jakarta Barat pada periode awal 2026.
Kepala Pusat Data dan Informasi Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinar Wenny menyebut perbaikan dilakukan dalam dua tahap pada rentang 1 Januari hingga 2 Februari 2026.
Pada tahap pertama, perbaikan dilakukan 1-26 Januari 2026 dengan jumlah titik yang ditangani 1.296 titik.
Pada tahap kedua, perbaikan dilakukan 27 Januari hingga 2 Februari 2026 dengan jumlah titik yang diperbaiki 429 titik.
Wenny menyatakan perbaikan jalan rusak terus dilakukan secara bertahap berdasarkan laporan serta peninjauan petugas.
Dinas Bina Marga juga menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna jalan atas ketidaknyamanan di jalan.
Dinas Bina Marga menyatakan akan terus memantau dan segera memperbaiki kerusakan jalan untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







