
Pantau - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menilai Universitas Diponegoro (Undip) menjadi contoh kampus nol sampah berkelanjutan dalam pertemuan dengan Rektor Undip Prof. Dr Suharnomo SE MSi di kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Bahas Penguatan Program Keberlanjutan
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas penguatan program keberlanjutan lingkungan di seluruh area kampus Undip.
Teddy menyampaikan bahwa Undip menegaskan komitmennya untuk melaksanakan program nol sampah di seluruh lingkungan kampus.
"Salah satu kampus terbesar di Indonesia ini menerapkan sistem pengelolaan sampah inovatif yang mengolah limbah menjadi solar, sehingga limbah organik dan non-organik diubah menjadi energi yang bermanfaat," ungkapnya.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan kampus sebagai kawasan yang bersih, hijau, dan berkelanjutan.
Tidak Ada Sampah ke TPA
Dengan strategi tersebut, Undip memastikan tidak ada sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir di luar kampus.
Langkah ini menjadi contoh penerapan pengelolaan lingkungan modern yang berorientasi pada keberlanjutan.
"Langkah ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi dan kesadaran lingkungan bisa berjalan seiring demi menciptakan kampus yang bersih, hijau, dan produktif," tegasnya.
Upaya tersebut menunjukkan bahwa inovasi teknologi dan kesadaran lingkungan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan lingkungan kampus yang produktif dan ramah lingkungan.
- Penulis :
- Leon Weldrick







